5 Berita Terpopuler Internasional
Militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa pasukannya telah menembaki dan melumpuhkan sebuah kapal tanker berbendera Iran yang sedang menuju pelabuhan Iran di Teluk Oman. Insiden ini terjadi setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan bahwa mereka melanggar blokade angkatan laut Amerika. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa sebuah jet tempur Angkatan Laut AS menembakkan beberapa peluru dari meriam 20mm, hingga melumpuhkan kapal tanker M/T Hasna pada Rabu (6/5) pagi waktu setempat.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom hari ini, Kamis (7/5/2026):
Jepang Tembakkan Rudal dalam Latihan Militer, China Marah!
Militer Jepang menembakkan rudal-rudal hingga menenggelamkan sebuah kapal perang tua di perairan antara Filipina dan Taiwan. Ini merupakan bagian dari latihan militer besar-besaran yang melibatkan pasukan Amerika Serikat. Tindakan ini sontak membuat pemerintah China marah. Peluncuran dua rudal darat-ke-kapal tipe-88 pada hari Rabu waktu setempat tersebut adalah bagian dari latihan di Filipina antara pasukan AS, Australia, Filipina, dan Jepang serta kontingen dari Prancis, Selandia Baru, dan Kanada. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/5/2026), Menteri Pertahanan Jepang dan Filipina mengamati peluncuran tersebut di provinsi Ilocos Norte bagian utara, sekitar 400 kilometer (250 mil) dari Taiwan.
Trump Yakin soal Kesepakatan dengan Iran, Ancam Serang Lagi Jika Gagal
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia yakin kesepakatan dengan Iran "sangat mungkin." Namun, dia mengancam akan melanjutkan serangan ke negara itu jika negosiasi gagal. Terlepas dari optimisme pemimpin AS itu, pemerintah Iran belum menanggapi proposal baru AS, dengan kepala negosiatornya memperingatkan bahwa Washington berupaya memaksa Teheran untuk "menyerah." Dilansir Al Arabiya English, Kamis (7/5/2026), Trump menuliskan di media sosial pada hari Rabu (6/5) waktu setempat, bahwa jika "Iran setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati," perang akan berakhir, tetapi jika tidak, bombardir akan dilanjutkan pada tingkat dan intensitas yang jauh lebih tinggi.
UEA-Bahrain Desak Dewan Keamanan PBB Bertindak Atas Serangan Iran
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain mengutuk serangan Iran baru-baru ini terhadap UEA, dan menyerukan "respons yang kredibel, bersatu, dan tegas dari komunitas internasional, dan khususnya dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa." Berbicara kepada wartawan menjelang pembicaraan tertutup Dewan Keamanan PBB atas permintaan Bahrain, Duta Besar Bahrain Jamal Fares Alrowaiei menegaskan kembali "solidaritas penuh dengan UEA" dan mengutuk "serangan Iran terhadap UEA pada 4 Mei." "Keamanan kawasan tidak dapat dipisahkan, dan serangan semacam itu harus segera dihentikan... serangan tersebut membutuhkan tanggapan yang kredibel, bersatu, dan tegas dari komunitas internasional dan khususnya dari Dewan Keamanan," kata Alrowaiei, dilansir Al Arabiya, Kamis (7/5/2026).
Berulah Lagi, Tentara Israel Masukkan Rokok ke Mulut Patung Bunda Maria
Tentara Israel kembali berulah. Beredar foto seorang tentara Israel memasukkan rokok ke mulut patung Bunda Maria di Lebanon selatan. Militer Israel mengatakan pada hari Kamis (7/5) bahwa mereka akan menyelidikinya. Sebuah foto yang menunjukkan seorang tentara Israel dengan satu lengannya merangkul patung Bunda Maria, dan tangannya menaruh rokok di mulut patung tersebut, tersebar luas di media sosial pada hari Rabu (6/5). Ketika ditanya tanggapannya terhadap foto tersebut, militer Israel mengatakan bahwa mereka "memandang insiden tersebut dengan sangat serius dan menekankan bahwa perilaku tentara tersebut sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari personelnya."
Tegang! AS Tembaki Kapal Tanker Berbendera Iran di Teluk Oman
Militer Amerika Serikat menyatakan pasukannya telah menembaki dan melumpuhkan sebuah kapal tanker berbendera Iran yang sedang menuju pelabuhan Iran di Teluk Oman. Insiden itu terjadi setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan bahwa mereka melanggar blokade angkatan laut Amerika. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa sebuah jet tempur Angkatan Laut AS menembakkan beberapa peluru dari meriam 20mm, hingga melumpuhkan kapal tanker M/T Hasna tersebut pada Rabu (6/5) pagi waktu setempat. "Setelah awak kapal gagal mematuhi peringatan berulang kali, pasukan AS melumpuhkan kemudi kapal tanker dengan menembakkan beberapa peluru dari meriam 20mm dari pesawat tempur F/A-18 Super Hornet Angkatan Laut AS yang diluncurkan dari USS Abraham Lincoln (CVN 72). Hasna tidak lagi transit ke Iran," kata CENTCOM, dilansir Al Arabiya, Kamis (7/5/2026).



