Ultah ke-80, Trump Gelar Pertandingan UFC di Gedung Putih
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada 14 Juni mendatang dengan cara yang tidak biasa. Ia menggelar pertandingan UFC (Ultimate Fighting Championship) di halaman Gedung Putih.
Sebuah arena raksasa bernama "The Claw" telah dibangun di South Lawn Gedung Putih. Arena ini akan menjadi lokasi turnamen cage fight pada Minggu (14/6) yang menampilkan 14 kontestan UFC. Demikian dilansir AFP, Jumat (12/6/2026).
Acara yang diberi nama "UFC Freedom 250" ini memiliki hadiah senilai US$ 69 juta dan belum pernah digelar sebelumnya. Namun, para pengkritik mengecam acara ini sebagai tindakan yang tidak peka, mengingat perang melawan Iran telah memicu lonjakan biaya hidup bagi warga sipil AS.
Trump mengatakan bahwa ini menjadi acara yang bagus untuk memulai peringatan 250 tahun kemerdekaan AS, sekaligus merayakan ulang tahunnya sendiri. Ia bersikeras bahwa UFC, promotor seni bela diri campuran (MMA) di AS, yang menanggung semua biayanya.
Presiden AS itu juga menikmati sisi maskulin dari acara yang akan menampilkan para petarung tanpa sarung tangan tinju bertarung di dalam kandang berbingkai jaring yang dikenal sebagai "Octagon".
"Mereka adalah orang-orang yang paling kasar yang pernah Anda temui. Jika Anda belum banyak melihatnya, Anda tidak akan mempercayainya," kata Trump saat berbicara kepada New York Post pada Kamis (11/6).
Trump memiliki hubungan dekat dengan para pemimpin olahraga keras ini dan telah menghadiri sejumlah pertandingan sebelumnya. Pertarungan UFC ini tentunya akan berbeda dari acara-acara lainnya sepanjang sejarah 200 tahun berdirinya Gedung Putih.
Sekitar 4.000 orang akan menonton pertandingan itu secara langsung di lokasi, dengan lebih dari separuh kursi penonton diperuntukkan bagi personel militer AS. Sekitar 125.000 orang lainnya akan menyaksikan via layar raksasa yang dipasang di Ellipse, ruang hijau tepat di luar Gedung Putih.
Pada Kamis (11/6), para jurnalis diizinkan melihat arena pertarungan yang beratnya mencapai 600 ton, dengan lebar 47 meter dan tinggi 28 meter, lebih tinggi dari Gedung Putih itu sendiri. Arena bernama "The Claw" itu berdiri di halaman bersejarah yang sama tempat mantan Presiden Bill Clinton menjadi tuan rumah penandatanganan perjanjian damai Oslo tahun 1993 dan ketika Richard Nixon memberikan penghormatan terakhirnya.
Terlepas dari itu, rencana pertarungan UFC di Gedung Putih sempat menuai gugatan yang berupaya mencegah acara itu digelar, dengan tuduhan bahwa pertarungan itu menggunakan lahan publik yang tidak tepat untuk memperkaya sekutu-sekutu Presiden AS. Gedung Putih membantah tuduhan tersebut.



