ETLE Drone Patrol Presisi Mengudara di MT Haryono
Jakarta - Korps Lalu Lintas Polri terus mengembangkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi sebagai bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan lalu lintas. Tidak hanya berfungsi sebagai sarana penegakan hukum berbasis elektronik, ETLE Drone Patrol Presisi kini juga dimanfaatkan untuk mendukung pengawasan kondisi lalu lintas dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat di lapangan.
ETLE Drone Patrol Presisi diterbangkan di kawasan MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026) pagi, memantau arus lalu lintas dari udara. Berbeda dengan operasi penegakan hukum yang biasa dilakukan, kali ini pemanfaatan drone difokuskan untuk memantau tingkat kepadatan kendaraan dan mendukung petugas dalam menentukan langkah rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan maupun potensi kemacetan.
Melalui pemantauan udara secara real time, petugas dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi lalu lintas, mulai dari tingkat kepadatan kendaraan, titik perlambatan arus, hingga potensi antrean kendaraan pada ruas jalan yang dipantau. Informasi tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan contingency plan atau rekayasa lalu lintas yang diperlukan guna mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Keunggulan Traffic Counting Otomatis
Salah satu keunggulan ETLE Drone Patrol Presisi adalah kemampuannya melakukan traffic counting atau perhitungan volume kendaraan secara otomatis. Fitur ini memungkinkan petugas memperoleh data jumlah kendaraan yang melintas secara akurat dan real time, sehingga analisis kondisi lalu lintas dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berbasis data.
Pernyataan Kakorlantas dan Dirgakkum
Dalam keterangannya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi merupakan bagian dari upaya Korlantas Polri dalam menghadirkan sistem manajemen lalu lintas yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, data yang diperoleh dari pemantauan udara dapat menjadi pendukung dalam pengambilan kebijakan lalu lintas secara cepat dan tepat, terutama pada ruas jalan dengan mobilitas kendaraan yang tinggi.
Sementara itu, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya menegaskan bahwa ETLE Drone Patrol Presisi merupakan lompatan teknologi dalam mendukung manajemen lalu lintas modern. Selain memiliki kemampuan penegakan hukum berbasis elektronik, drone ini mampu menyajikan data traffic counting secara akurat dan real time sehingga petugas dapat memetakan tingkat kepadatan kendaraan, mengidentifikasi titik perlambatan, serta menentukan pola rekayasa lalu lintas yang paling efektif.
Menurutnya, keputusan yang diambil berdasarkan data aktual dari udara akan mempercepat respons petugas dalam mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.
Harapan ke Depan
Pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi sebagai instrumen pemantauan lalu lintas berbasis teknologi diharapkan mampu mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Dengan dukungan data yang akurat dan real time, petugas dapat mengambil langkah yang lebih cepat dan tepat dalam mengantisipasi serta mengurai kepadatan lalu lintas di berbagai wilayah, khususnya pada ruas-ruas jalan dengan mobilitas kendaraan yang tinggi.



