Jakarta - Anda sedang membaca Dunia Hari Ini, rangkuman sejumlah informasi pilihan kami dari berbagai negara dalam 24 jam terakhir. Kami mengawali edisi hari ini, Rabu, 6 Mei 2026, dengan berita dari Singapura.
Hukuman Pecut untuk Pelaku Perundungan di Sekolah Singapura
Pelaku perundungan di sekolah di Singapura kini akan menghadapi hukuman pecut berdasarkan pedoman baru yang diterapkan. Anak laki-laki dapat menerima antara satu hingga tiga kali pecutan, tergantung pada tingkat keparahan pelanggaran yang dilakukan. Sementara itu, anak perempuan dikecualikan dari hukuman ini karena Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana Singapura menyatakan bahwa "perempuan tidak boleh dihukum dengan pecut."
Menteri Pendidikan Singapura, Desmond Lee, menegaskan bahwa hukuman pecut hanya akan digunakan sebagai upaya terakhir untuk "pelanggaran berat" dan dengan pengamanan yang ketat. "Sekolah-sekolah kami mengikuti protokol ketat untuk memastikan keselamatan siswa," ujarnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka perundungan di lingkungan pendidikan.
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 26 Orang
Di China, ledakan dahsyat terjadi di sebuah pabrik kembang api di kota Changsha, provinsi Hunan. Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa sedikitnya 26 orang tewas dan 61 lainnya luka-luka dalam insiden tersebut. Pabrik itu dioperasikan oleh Huasheng Fireworks Manufacturing and Display Company di kota setingkat kabupaten Liuyang, yang dikenal sebagai pusat industri kembang api.
Wali Kota Changsha, Chen Bozhang, mengatakan bahwa pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian sebagian besar telah selesai, namun verifikasi dan identifikasi korban masih berlangsung. Rekam udara dari stasiun televisi pemerintah CCTV menunjukkan asap putih masih mengepul di beberapa area, dengan fasilitas yang runtuh atau rusak parah. Pihak berwenang saat ini sedang menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Polisi Inggris Selidiki Pembakaran Bekas Sinagoge
Polisi Inggris menyelidiki insiden pembakaran baru yang menargetkan komunitas Yahudi di London. Perdana Menteri Sir Keir Starmer mengadakan pertemuan dengan kelompok komunitas, menteri pemerintah, dan kepala polisi di Downing Street untuk membahas respons terhadap serangkaian serangan antisemitisme yang disebutnya sebagai "krisis."
Dalam insiden terbaru, petugas pemadam kebakaran dipanggil ke bekas sinagoge di London timur pada Selasa pagi (05/05). Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan kecil, menurut Kepolisian Metropolitan. "Mengingat sifat insiden dan lokasinya yang merupakan bekas sinagoge, insiden tersebut sedang diselidiki oleh Kepolisian Kontra Terorisme London," bunyi pernyataan resmi. Beberapa insiden antisemitisme juga terjadi di daerah Golders Green, London utara, yang merupakan rumah bagi komunitas Yahudi besar.
PM Italia Giorgia Meloni Peringatkan Bahaya Deepfake
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, mengecam beredarnya foto deepfake dirinya yang memperlihatkannya berpose di atas tempat tidur. Ia mengatakan gambar yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI) itu digunakan untuk menyerangnya. Meloni membagikan foto tersebut di media sosial dan menyatakan bahwa beberapa foto palsu dirinya telah dibuat dengan AI dan disebarkan sebagai asli oleh lawan politiknya.
Ia menyertakan unggahan dari seseorang bernama Roberto yang tampaknya telah membagikan gambar tersebut dan berkomentar bahwa Meloni seharusnya "malu" pada dirinya sendiri. Meloni memperingatkan masyarakat agar tidak membagikan gambar-gambar tersebut tanpa memverifikasinya. "Deepfake adalah alat yang berbahaya karena mereka bisa menipu, memanipulasi, dan menargetkan siapa pun. Saya bisa membela diri. Banyak orang lain tidak bisa," katanya di Facebook.



