Paspor Jemaah Haji Berserakan di BSD, Imigrasi Selidiki Pembuangan Dokumen
Paspor Jemaah Haji Berserakan di BSD, Imigrasi Selidiki

Penemuan tumpukan paspor yang diduga milik jemaah haji dan umrah di kawasan BSD, Tangerang Selatan, menggegerkan publik. Dokumen perjalanan itu ditemukan berserakan di pinggir Jalan Letjen Soetopo, Serpong, pada akhir pekan lalu. Video yang memperlihatkan paspor-paspor tersebut tercecer viral di media sosial, memicu keprihatinan dan pertanyaan mengenai keamanan data pribadi.

Imigrasi Buka Suara

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang segera merespons temuan ini. Kepala Kantor Imigrasi, Hasanin, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi pada Minggu (7/6) malam. Saat petugas tiba, tumpukan paspor sudah tidak ada, namun dua sampul paspor yang terpisah dari halaman biodata dan halaman paspor masih ditemukan. Selain itu, petugas juga menemukan beberapa lembar bukti setoran haji yang diduga berkaitan dengan dokumen tersebut.

Dugaan Pembuangan Sengaja

Berdasarkan temuan di lapangan, Imigrasi menduga lokasi tersebut sengaja dijadikan tempat pembuangan dokumen perjalanan milik calon atau mantan jemaah haji. Hasanin menjelaskan bahwa kondisi sampul paspor yang terpisah dari halaman biodata mengindikasikan adanya upaya untuk menghilangkan identitas pemilik. Temuan bukti setoran haji semakin memperkuat dugaan bahwa dokumen tersebut terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah Penyelidikan

Imigrasi kini tengah menelusuri identitas para pemilik paspor melalui sistem penerbitan paspor nasional. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui asal-usul dokumen serta pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan paspor tersebut. "Kami akan melakukan pengecekan nomor paspor pada sistem penerbitan paspor untuk mendapatkan data atau keterangan lebih lanjut terkait pemilik maupun penjamin paspor tersebut," ujar Hasanin. Selain penelusuran data, Imigrasi juga berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengumpulkan sejumlah keterangan guna mengungkap penyebab serta pihak yang diduga membuang dokumen tersebut.

Penyelidikan Berlanjut

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Imigrasi mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam pembuangan paspor serta dokumen pendukung lainnya di kawasan BSD. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan dokumen serupa. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keamanan data pribadi, terutama dokumen perjalanan yang bersifat sensitif.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga