Layanan Imigrasi Bandara Soetta Raih Peringkat ke-10 Terbaik Dunia Versi Skytrax 2026
Imigrasi Soetta Peringkat ke-10 Terbaik Dunia Versi Skytrax

Layanan Imigrasi Bandara Soetta Kembali Masuk 10 Besar Terbaik Dunia

Layanan keimigrasian di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang World Airport Skytrax Awards 2026, layanan imigrasi bandara utama Indonesia ini berhasil meraih peringkat ke-10 terbaik dunia. Ini merupakan kali kedua berturut-turut layanan keimigrasian Soetta masuk dalam jajaran 10 besar terbaik secara global.

Pengumuman Resmi di London

Pengumuman resmi hasil penilaian tersebut disampaikan dalam rangkaian World Airport Awards Ceremony 2026 yang digelar bersamaan dengan Passenger Terminal Expo (PTE). Acara bergengsi ini berlangsung di London, Inggris, pada Rabu (18 Maret 2026). Penghargaan ini menempatkan Bandara Soetta di posisi yang sama dengan bandara-bandara ternama dunia seperti Singapore Changi Airport, Bahrain International Airport, dan Hong Kong International Airport.

Buah Kerja Keras Seluruh Jajaran

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menyatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran di Direktorat Jenderal Imigrasi. "Prestasi ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran di Ditjen Imigrasi," ujar Yuldi seperti dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjenim Kemenimipas) pada Minggu (22 Maret 2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Yuldi menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta tetap unggul dan efisien. "Ke depan, kami akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa layanan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta tetap unggul dan efisien," tegasnya.

Indikator Penilaian yang Ketat

Penilaian Skytrax didasarkan pada World Airport Survey yang melibatkan pengguna jasa dari lebih dari 100 negara. Survei ini digelar selama periode Agustus 2025 hingga Februari 2026 dengan indikator penilaian yang sangat ketat, meliputi:

  • Efisiensi waktu tunggu di loket imigrasi
  • Optimalisasi teknologi autogate untuk percepatan proses
  • Ketersediaan jalur prioritas bagi penumpang tertentu
  • Profesionalisme petugas imigrasi di garda depan

Komitmen untuk Terus Berinovasi

Ditjenim Kemenimipas menganggap posisi bertahan ini sebagai bukti nyata bahwa layanan keimigrasian mereka konsisten dan stabil. Yuldi Yusman menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi guna meningkatkan pengalaman pengguna jasa bandara. "Kami berkomitmen untuk terus berinovasi demi meningkatkan pengalaman para pengguna jasa bandara dan memperkuat citra positif Indonesia di dunia internasional," ujarnya.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi jajaran imigrasi Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu bandara dengan layanan keimigrasian terbaik di dunia. Dengan konsistensi yang ditunjukkan selama dua tahun berturut-turut, layanan imigrasi Soetta semakin memperkuat reputasinya di mata internasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga