Prabowo Sambut Hangat Diaspora di Tokyo, Buku Karyanya Jadi Rebutan Tanda Tangan
Prabowo Sambut Diaspora di Tokyo, Buku Karyanya Direbut

Presiden Prabowo Sambut Antusiasme Diaspora Indonesia di Tokyo

Kunjungan resmi perdana Presiden Prabowo Subianto ke Tokyo, Jepang, diwarnai sambutan hangat dari para diaspora Indonesia yang berada di negara tersebut. Kedatangan Prabowo di Bandara Haneda pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 19.15 waktu setempat langsung memicu euforia di kalangan warga Indonesia yang bekerja dan tinggal di Jepang.

Antrean Selfie dan Tanda Tangan di Tempat Penginapan

Setibanya di tempat penginapan, Prabowo disambut oleh kerumunan diaspora yang telah datang lebih awal. Mereka tampak mengenakan batik dan membawa bendera merah putih kecil, menunjukkan kebanggaan sebagai warga Indonesia. Presiden kemudian menyalami mereka satu per satu sambil berjalan menuju akomodasinya.

Momen tersebut berubah menjadi ajang rebutan, di mana para diaspora berebutan untuk bersalaman hingga berfoto selfie bersama Prabowo. Suasana semakin meriah ketika presiden berhenti sejenak untuk menandatangani buku yang dibawa oleh dua orang diaspora.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Buku Karya Prabowo Jadi Pusat Perhatian

Buku yang ditandatangani tersebut ternyata adalah karya Prabowo sendiri, berjudul 'Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045' dan 'Paradoks Indonesia dan Solusinya'. Salah satu diaspora yang beruntung mendapatkan tanda tangan adalah Taufiqurrahman Akmal (28), seorang engineer asal Indonesia yang bekerja di Jepang.

Taufiq mengungkapkan alasan kedatangannya untuk melihat langsung sosok pemimpin Indonesia. "Yang pertama, pengen lihat secara langsung sosok pemimpin Indonesia yang memimpin 280 juta jiwa. Kedua, tidak semua orang punya kesempatan bertemu langsung, jadi kami ingin memberikan aspirasi dengan cara unik, yaitu menunjukkan buku yang ditulis Pak Prabowo sendiri," ujarnya.

Harapan Diaspora untuk Aspirasi Langsung

Lebih lanjut, Taufiq menyampaikan harapan agar presiden dan pejabat lainnya dapat lebih sering bertemu langsung dengan komunitas diaspora untuk menyerap aspirasi. "Jika ada pejabat yang datang ke Jepang, mungkin bisa bertemu langsung dengan perwakilan komunitas. Kami sebagai diaspora paham permasalahan di Indonesia sangat banyak, tapi ada kebutuhan tersendiri untuk setidaknya didengarkan," tambahnya.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, antara lain:

  • Menteri Luar Negeri Sugiono
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
  • Menkominfo Meutya Hafid
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
  • Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Kunjungan Prabowo ke Tokyo ini merupakan bagian dari agenda diplomasi untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang, sekaligus menjalin komunikasi langsung dengan warga Indonesia di luar negeri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga