Ahmad Luthfi Jajaki Kerja Sama Teknologi hingga Investasi dengan Iran
Pemprov Jateng Jajaki Kerja Sama dengan Iran di Berbagai Sektor

Penjajakan Kerja Sama Multisektor dengan Iran

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) sedang menjajaki potensi kerja sama di berbagai sektor dengan Republik Islam Iran. Sektor yang dijajaki meliputi teknologi, investasi, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga pengembangan pariwisata muslim. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama internasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

Penjajakan tersebut dibahas saat Gubernur Ahmad Luthfi menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor Gubernur Jateng. Dalam diskusi tersebut, Luthfi mengungkapkan bahwa pihaknya membahas potensi sister city antara Kota Semarang dan Kota Yazd, serta sister province antara Jawa Tengah dan provinsi di Iran.

Transfer Teknologi Unggulan Iran

Menurut Luthfi, Iran memiliki sejumlah keunggulan teknologi yang dapat menjadi peluang transfer pengetahuan bagi Jawa Tengah. Salah satunya adalah teknologi peternakan sapi perah yang mampu menghasilkan produksi susu hingga sekitar 30 liter per ekor per hari, jauh di atas rata-rata produksi peternak di Jateng yang masih berkisar 10-15 liter per hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain itu, Iran dinilai memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi drone untuk sektor pertanian, teknologi kedokteran, hingga pengembangan pendidikan yang dapat dikolaborasikan dengan Jawa Tengah. "Kalau teknologi mereka lebih maju dan bisa diterapkan di Jawa Tengah, tentu akan meningkatkan produktivitas masyarakat. Itu yang ingin kita pelajari," ucap Luthfi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Hubungan Ekonomi dan Investasi yang Sudah Terjalin

Luthfi menambahkan bahwa kerja sama sister province dan sister city dapat mendorong perekonomian di Jateng. Hubungan ekonomi Jawa Tengah dengan Iran sudah terjalin cukup lama. Pada 2025, nilai ekspor nonmigas Jateng ke Iran mencapai sekitar US$ 7,43 juta dengan neraca perdagangan yang masih surplus.

Sementara itu, realisasi investasi Iran di Jawa Tengah selama periode 2022 hingga Triwulan I 2026 baru mencapai sekitar Rp 612 juta, menempati peringkat ke-59 sebagai negara asal investasi. "Investasi Iran di Jawa Tengah paling banyak di wilayah Jepara, yaitu terkait dengan pemanfaatan ukiran kayu," jelas Luthfi.

Proyek Strategis yang Ditawarkan

Meski investasi Iran masih relatif kecil, Luthfi menilai potensi Jawa Tengah masih cukup besar. Ia menawarkan sejumlah proyek strategis yang mungkin dapat menarik investasi dari Iran, antara lain sektor pariwisata, energi hijau, pengelolaan sampah menjadi energi, green hospital, kawasan perikanan terpadu, dan industri pengolahan garam.

"Provinsi Jawa Tengah penduduknya adalah 38,46 juta jiwa. Sebanyak 96% penduduknya adalah muslim," ucap Luthfi. "Kedekatan budaya tersebut diharapkan dapat mendukung kerja sama antara Jawa Tengah dengan Iran lebih meningkat lagi," sambungnya.

Dukungan Dubes Iran untuk Kerja Sama

Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi menyatakan bahwa diskusi dengan Luthfi dan stafnya berjalan sangat baik. Diskusi awal untuk sister city antara Kota Semarang dan Yazd sudah dilakukan, dan selanjutnya diharapkan ada pembahasan formal untuk menyelesaikan kerja sama tersebut.

"Kami menyarankan untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, karena kerja sama di bidang budaya dan juga politik serta di organisasi internasional sangat baik antara kedua negara," ucap Boroujerdi. Ia menegaskan Iran siap menjalin kerja sama di berbagai bidang seperti pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pertanian, peternakan, ketahanan pangan, hingga keamanan energi.

Untuk bidang pariwisata, Boroujerdi berharap ada kerja sama paket perjalanan wisata religi ke kota-kota dan makam tokoh bersejarah Islam di Iran. "Kami berharap kerja sama dapat dilakukan dengan Jawa Tengah. Setelah kunjungan ini saya akan menghubungi pemerintah Iran dan provinsi-provinsi yang ada di Iran untuk menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga