Pemerintah Indonesia mengirimkan Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani untuk menghadiri pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Mashhad pada 9 Juli 2026. Keduanya akan mewakili Indonesia dalam upacara pemakaman kenegaraan yang berlangsung selama sepekan penuh itu.
Koordinasi dengan Otoritas Iran
Menlu Sugiono menyatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan otoritas Iran untuk memastikan waktu dan lokasi yang tepat bagi delegasi Indonesia. "Karena pemakaman itu akan dilaksanakan pada hari tanggal 9 (Juli) ya itu hari Kamis rencananya, kita berencana akan hadir," kata Sugiono di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).
"Rencananya yang akan berangkat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bersama dengan Ketua MPR RI," sambungnya. Pemerintah masih menunggu informasi mengenai waktu dan tempat yang tepat, mengingat rangkaian prosesi pemakaman yang panjang.
"Ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Karena seperti kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman Supreme Leader dari Iran," jelas dia.
Rangkaian Prosesi Pemakaman Kenegaraan
Otoritas Iran telah menetapkan penutupan jalan protokol, pembatasan wilayah udara, dan penghentian aktivitas harian selama sepekan penuh untuk kelancaran state funeral. Berdasarkan pengumuman resmi panitia pemakaman yang disiarkan oleh Tasnim News Agency, empat peti jenazah anggota keluarga dekat yang tewas dalam peristiwa yang sama turut dipindahkan untuk dimakamkan bersama Ayatollah Ali Khamenei di lokasi tujuan akhir.
Rangkaian prosesi pemakaman meliputi beberapa tahap:
- Jumat, 3 Juli 2026 (Teheran): Rangkaian duka resmi dimulai dengan kedatangan kelima jenazah di Grand Mosalla. Hari pertama dikhususkan untuk penyambutan dan penghormatan dari ratusan utusan serta delegasi internasional oleh jajaran tinggi pemerintahan Iran.
- Sabtu–Minggu, 4–5 Juli 2026 (Teheran): Grand Mosalla dibuka 24 jam untuk persemayaman umum bagi jutaan masyarakat. Diisi dengan doa dan salat jenazah kolektif. Otoritas menutup perkantoran dan membatasi wilayah udara.
- Senin, 6 Juli 2026 (Teheran): Kelima peti jenazah diarak sejauh 10 kilometer dari Lapangan Imam Hossein menuju Lapangan Azadi sebagai penghormatan terakhir.
- Selasa, 7 Juli 2026 (Qom, Iran): Iring-iringan dipindahkan ke kota suci Qom. Upacara keagamaan dan doa dipimpin ulama senior di Jamkaran.
- Rabu, 8 Juli 2026 (Najaf dan Karbala, Irak): Di bawah pengawalan militer, kelima peti jenazah diterbangkan ke Irak. Prosesi melewati Makam Imam Ali di Najaf dan kompleks makam Karbala.
- Kamis, 9 Juli 2026 (Mashhad, Iran): Hari puncak penguburan nasional. Jenazah diterbangkan kembali dari Irak ke Mashhad, kota kelahiran Khamenei. Ayatollah Ali Khamenei bersama empat anggota keluarganya dimakamkan di kompleks Situs Suci Makam Imam Reza.
Jutaan Pelayat Mengiringi
Jutaan warga memadati jalanan Teheran pada 6 Juli 2026 untuk mengikuti prosesi pemakaman. Peti jenazah Khamenei dan keluarganya diarak menuju Lapangan Azadi di tengah lautan pelayat. Pemerintah Iran memperkirakan jumlah peserta mencapai jutaan orang. Prosesi pemakaman akan berlanjut pada Kamis di Mashhad, yang juga diperkirakan dihadiri jutaan warga. Khamenei, yang memimpin Iran lebih dari 35 tahun, tewas dalam serangan udara AS-Israel pada Februari 2026.



