Netanyahu Klaim Separuh Tujuan Israel Sudah Tercapai dalam Perang Iran
Tel Aviv - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa perang melawan Iran telah mencapai lebih dari separuh tujuannya. Namun, pemimpin Israel itu enggan menetapkan jangka waktu kapan konflik bersenjata ini akan berakhir.
Pernyataan dalam Wawancara Televisi
"Ini jelas sudah melewati titik tengah. Tapi saya tidak ingin menetapkan jadwalnya," kata Netanyahu kepada stasiun televisi konservatif AS, Newsmax, seperti dilansir AFP, Selasa (31/3/2026). Dia menambahkan bahwa yang dia maksud dengan perang telah mencapai titik tengah adalah "dalam hal misi, bukan dalam hal waktu".
Israel, bersama sekutunya Amerika Serikat, telah melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Teheran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Pernyataan Pihak Amerika Serikat
Presiden AS Donald Trump, yang melancarkan perang bersama Netanyahu, awalnya menyebut operasi militer terhadap Iran akan berlangsung selama 4-6 minggu. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada Senin (30/3) waktu setempat bahwa perang akan berlangsung "beberapa minggu" lagi, bukan berbulan-bulan.
Pernyataan ini muncul di tengah pertentangan publik AS yang luas terhadap konflik yang telah menyebabkan harga minyak melonjak secara signifikan di pasar global.
Target dan Pencapaian Militer
Netanyahu mengatakan bahwa perang telah mencapai tujuannya, termasuk membunuh "ribuan" anggota Garda Revolusi Iran. Israel dan AS, sebut Netanyahu, juga "hampir menyelesaikan industri persenjataan mereka".
"Seluruh basis industri -- menghancurkan semuanya, Anda tahu, pembangkit listrik, seluruh pembangkit listrik, dan program nuklir itu sendiri," ucapnya. Netanyahu dan Trump berulang kali menuduh Iran hampir memproduksi senjata nuklir.
Klaim itu tidak didukung oleh badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Trump sebelumnya mengatakan bahwa AS telah "menghancurkan" situs-situs penting dalam pengeboman tahun lalu.
Visi Jangka Panjang Netanyahu
Dalam pernyataannya, Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa Iran akan runtuh, meskipun dia menegaskan bahwa hal itu bukanlah tujuannya. "Saya pikir rezim ini akan runtuh secara internal. Tetapi saat ini, yang kita lakukan hanyalah menurunkan kapasitas militer mereka, menurunkan kapasitas rudal mereka, menurunkan kapasitas nuklir mereka dan juga melemahkan mereka dari dalam," ujarnya.
Perang itu meletus beberapa minggu setelah otoritas Iran menindak unjuk rasa antipemerintah yang digelar secara besar-besaran di berbagai wilayah negara tersebut, yang menewaskan ribuan orang.
Perspektif dari Gedung Putih
Dalam beberapa hari terakhir, Trump mengatakan bahwa perang tersebut secara efektif telah mencapai "perubahan rezim" dengan memberdayakan tokoh-tokoh lainnya di Iran, yang menurut Trump, mungkin lebih akomodatif terhadap kepentingan Barat.
Konflik ini terus menjadi sorotan internasional dengan dampak yang meluas ke stabilitas regional dan ekonomi global, khususnya di sektor energi yang mengalami gejolak harga yang signifikan.



