Megawati Perkenalkan Anak Angkatnya Dubes Timor Leste di Dili
Megawati Perkenalkan Anak Angkatnya Dubes Timor Leste

Dalam kunjungan kenegaraan ke Timor Leste pada 8-10 Juli 2026, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri secara resmi memperkenalkan Ermenegildo Kupa Lopes, Duta Besar Timor Leste untuk Kamboja, sebagai anak angkatnya. Momen ini terjadi di hadapan Presiden Jose Ramos Horta, Perdana Menteri Xanana Gusmão, dan para tamu kehormatan dalam sebuah upacara kenegaraan.

Kisah di Balik Hubungan Megawati dan Kupa Lopes

Hubungan Megawati dan Kupa Lopes bermula pada 1993, saat Kupa Lopes masih menjadi pemuda Timor Timur yang mengikuti perjuangan demokrasi di Indonesia. Megawati memberikan beasiswa kepadanya untuk menempuh pendidikan di Indonesia pada era Orde Baru. "Sebuah periode yang menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia sekaligus perjalanan hidup saya," kata Kupa Lopes, seperti dikutip juru bicara PDIP Guntur Romli.

Kupa Lopes menceritakan bahwa bersama para pemuda Timor Timur yang tergabung dalam organisasi RENETIL di berbagai kota di Jawa, Bali, dan wilayah lainnya, mereka mengikuti perkembangan perjuangan demokrasi di Indonesia. Setelah Peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli), ia bersama sejumlah pemuda Timor Timur mengajukan suaka politik melalui Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta. "Perjalanan itu membawa kami melewati masa-masa yang penuh tantangan, pengorbanan, dan harapan akan masa depan yang lebih damai," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pertemuan Kembali Setelah Hampir 30 Tahun

Setelah hampir 30 tahun berpisah, Kupa Lopes kembali bertemu Megawati pada 6 Maret 2026 di kediaman Megawati di Teuku Umar, Menteng, Jakarta. "Pertemuan yang penuh kehangatan itu seakan menyambung kembali lembaran sejarah yang pernah terpisah oleh waktu. Setelah sekian lama, kami kembali bertemu, bukan lagi dalam suasana pergulatan politik, melainkan dalam suasana persahabatan, saling menghormati, dan penuh rasa kekeluargaan," ungkap Kupa Lopes.

Kehangatan itu berlanjut saat kunjungan resmi Megawati ke Timor Leste. Dalam upacara kenegaraan, Megawati memanggil dan memperkenalkan Kupa Lopes dengan berkata, "Ermenegildo Kupa Lopes adalah anak saya." Menurut Kupa Lopes, kalimat sederhana itu memiliki makna yang mendalam. "Bukan sekadar sebuah perkenalan, melainkan sebuah ungkapan kasih sayang, kepercayaan, dan penghormatan yang akan selalu saya simpan di dalam hati," katanya. Sejak hari itu, ia memanggil Megawati dengan sebutan Mama Megawati. "Panggilan itu adalah ungkapan hormat dan rasa syukur yang lahir dari hati, sebuah kenangan yang akan saya jaga sepanjang hayat," sambungnya.

Penghargaan Tertinggi Timor Leste untuk Megawati

Kupa Lopes juga merasa bangga dan terharu saat Megawati dianugerahi penghargaan kehormatan tertinggi Republik Demokratik Timor Leste yang disematkan oleh Presiden Jose Ramos Horta. "Bagi saya, hari itu bukan sekadar sebuah peristiwa diplomatik. Hari itu adalah sebuah perjalanan sejarah yang seolah dipertemukan kembali oleh waktu," tuturnya. Ia berharap persahabatan antara Timor Leste dan Indonesia terus tumbuh erat, menjadi jembatan perdamaian, saling menghormati, serta membawa manfaat bagi generasi mendatang.

Momen Peci Bung Karno

Di sisi lain, Guntur Romli menceritakan momen saat mewariskan peci bergambar pin Bung Karno kepada Kupa Lopes. Sejak pertama bertemu, Kupa Lopes tertarik dengan peci yang dikenakan Guntur. Setelah dicoba, ukuran peci tersebut pas di kepalanya. "Kalau tugas di Timor Leste sudah selesai, saya wariskan peci ini," kata Guntur. "Ini peci sudah kemana-mana ke Abu Dhabi, Jeddah, Mekkah dan Madinah, mahal ini," selorohnya. Saat hendak kembali ke Indonesia, Guntur menepati janjinya. "Saya pakai peci ini, difoto saya kirim ke grup, dibilang ustad dari mana," kata Kupa Lopes sambil tertawa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga