JK Desak Indonesia Bersikap Tegas Dukung Iran dalam Konflik Internasional
JK: Indonesia Harus Tegas Dukung Iran dalam Konflik

Mantan Wapres Desak Pemerintah Ambil Sikap Tegas dalam Konflik Iran

Mantan Wakil Presiden Indonesia periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla (JK), secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai sikap yang seharusnya diambil Indonesia terhadap konflik yang melibatkan Iran di kancah internasional. Dalam pernyataannya yang dilansir Antara pada Sabtu, 7 Maret 2026, JK menekankan bahwa Indonesia tidak boleh berdiam diri.

Indonesia Harus Berpihak pada Negara yang Diserang

"Sebagai negara yang diserang dan teraniaya, Indonesia harus punya sikap. Logikanya kita harus berpihak kepada negara yang diserang," tegas JK dengan nada serius. Mantan ketua umum Palang Merah Indonesia ini menjelaskan bahwa posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia mengharuskan adanya respons yang jelas dan tegas.

Menurut analisis JK, sikap keberpihakan ini bukan hanya masalah solidaritas keagamaan, melainkan juga penting untuk menjaga konsistensi diplomasi Indonesia. "Indonesia perlu menunjukkan keberpihakan terhadap negara yang menjadi korban serangan," ujarnya sembari menambahkan bahwa hal ini akan memperkuat kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia dan dunia Islam secara keseluruhan.

Penolakan Terhadap Sikap Netral dalam Forum Internasional

JK secara tegas menolak gagasan bahwa Indonesia harus bersikap netral dalam konflik semacam ini. Dia berargumen bahwa netralitas tanpa keberpihakan justru dapat melemahkan posisi Indonesia di panggung global. "Indonesia tidak seharusnya bersikap netral tanpa menunjukkan keberpihakan," tegas politisi senior yang pernah menjabat sebagai Menko Kesra ini.

Lebih lanjut, JK mengusulkan bahwa persoalan konflik ini sebaiknya dibawa ke forum internasional seperti Board of Peace untuk dicarikan solusi yang adil. Namun, dia memberikan catatan penting: "Kalau tidak bisa diselesaikan melalui forum perdamaian, buat apa kita menjadi bagian dari itu. Artinya Indonesia harus menyuarakan sikap secara tegas."

Implikasi bagi Diplomasi Indonesia ke Depan

Pernyataan JK ini muncul dalam konteks dinamika politik internasional yang semakin kompleks. Sebagai negara dengan pengaruh signifikan di dunia Islam, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam konflik-konflik yang melibatkan negara-negara Muslim.

Beberapa poin penting yang disampaikan JK meliputi:

  • Indonesia harus konsisten dalam mendukung negara-negara yang menjadi korban serangan
  • Posisi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar mengharuskan sikap yang jelas
  • Forum internasional harus dimanfaatkan untuk mencari solusi damai
  • Keberpihakan diperlukan untuk memperkuat kerja sama regional dan global

Pernyataan mantan wakil presiden ini diharapkan dapat memicu diskusi lebih lanjut mengenai posisi dan peran Indonesia dalam konflik internasional, khususnya yang melibatkan negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Iran.