Iran Makamkan Ali Khamenei di Tengah Serangan AS yang Menggencarkan
Iran Makamkan Ali Khamenei di Tengah Serangan AS

Iran bersiap memakamkan mendiang pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei, di kampung halamannya di Mashhad, timur laut negara itu, pada Kamis (9/7/2026) malam waktu setempat. Pemakaman ini mengakhiri rangkaian seremoni besar-besaran selama beberapa hari terakhir yang digelar di Teheran, kota-kota suci Iran, dan kota-kota suci Syiah di Irak.

Jutaan Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman

Jutaan pelayat menghadiri seremoni pemakaman Khamenei yang juga dihadiri delegasi asing dari puluhan negara. Prosesi pemakaman awalnya dijadwalkan mulai pukul 06.00 waktu setempat, namun ditunda hingga pukul 14.00 karena rangkaian acara di Irak mengalami keterlambatan, menurut media setempat yang mengutip panitia.

Gubernur Mashhad, Hassan Hosseini, memperkirakan "15 juta orang" akan menghadiri prosesi pemakaman, seperti dikutip televisi pemerintah Iran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Serangan AS Menggencarkan saat Pemakaman

Tepat saat rangkaian seremoni memasuki hari terakhir, Iran kembali terlibat aksi saling serang dengan Amerika Serikat (AS). Pemakaman Khamenei yang digelar empat bulan setelah kematiannya itu berlangsung saat AS semakin menggencarkan serangan terhadap target-target Iran menyusul runtuhnya gencatan senjata yang sudah rapuh.

Presiden AS Donald Trump, yang telah mengumumkan berakhirnya gencatan senjata AS-Iran, memperingatkan akan adanya serangan yang "jauh lebih parah" jika Iran terus menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.

Khamenei Wafat dalam Serangan AS-Israel

Khamenei wafat pada 28 Februari, hari pertama serangan gabungan AS dan Israel yang mengawali perang tersebut. Ia akan dimakamkan di kompleks Makam Imam Reza, tempat ibadah paling dihormati di Iran. Imam Reza merupakan satu-satunya dari 12 imam Syiah yang dimakamkan di Iran.

Kepala staf Khamenei, Mohammad Mohammadi-Golypaygani, sebelumnya mengatakan di televisi pemerintah bahwa Khamenei telah berwasiat agar dimakamkan di Mashhad. Selama berabad-abad, sejumlah tokoh terkemuka telah dimakamkan di kompleks tersebut, termasuk beberapa mantan Shah Iran dan mantan Presiden Ebrahim Raisi.

Mojtaba Khamenei Belum Muncul di Publik

Para pengamat terus memantau tanda-tanda keberadaan putra sekaligus penerus Khamenei, Mojtaba Khamenei, yang belum muncul sama sekali di hadapan publik sejak dipilih untuk memimpin Iran. Mojtaba dikabarkan luka-luka akibat serangan yang sama yang menewaskan ayahnya.

Khamenei akan dimakamkan bersama cucu perempuannya yang masih bayi, menantu laki-lakinya, putrinya, dan istri Mojtaba, Zahra Haddad Adel, yang semuanya tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga