India Protes Keras ke Iran atas Serangan di Selat Hormuz Tewaskan Warga India
India Protes Keras ke Iran soal Serangan Selat Hormuz

Pemerintah India pada Selasa (14/7/2026) memanggil diplomat senior Iran di New Delhi untuk menyampaikan protes keras terkait serangan rudal Iran terhadap dua kapal komersial di Selat Hormuz. Serangan tersebut menewaskan seorang pelaut asal India dan melukai beberapa awak lainnya.

Pemanggilan Diplomat Iran

Kementerian Luar Negeri India mengonfirmasi bahwa wakil kepala perwakilan Kedutaan Besar Iran di New Delhi telah dipanggil untuk menerima nota protes. Dalam pernyataannya, Kemenlu India menyebut serangan itu sebagai tindakan yang sangat memprihatinkan.

Kedua kapal yang diserang, MT Al Bahiyah dan MT Mombasa, membawa total 46 awak, termasuk 30 warga negara India. Salah satu dari mereka tewas dalam insiden tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Seruan Penghentian Kekerasan

India mendesak penghentian segera kekerasan dan kembali ke jalur dialog serta diplomasi sesuai hukum internasional. Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang baru saja melancarkan serangan terbaru terhadap Iran.

Menurut data, India merupakan salah satu kontributor pelaut terbesar dunia dengan lebih dari 320.000 pelaut aktif pada tahun 2025. Sebelumnya, pada Minggu (12/7), sebuah kapal komersial lain yang mengangkut 11 warga India juga diserang di lepas pantai Oman, mengakibatkan satu orang hilang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga