Presiden Israel Herzog Telepon Zelensky, Sampaikan Dukungan untuk Ukraina
Herzog Telepon Zelensky, Dukung Ukraina Hadapi Invasi Rusia

Presiden Israel Lakukan Panggilan Telepon dengan Pemimpin Ukraina

Jakarta - Presiden Israel Isaac Herzog telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam percakapan tersebut, Herzog menyampaikan keprihatinan mendalam atas nasib Ukraina yang telah menjadi korban invasi Rusia selama empat tahun terakhir.

Menurut laporan dari kantor Herzog yang dikutip AFP, panggilan telepon ini berlangsung hari ini dengan agenda utama menyampaikan dukungan terhadap warga Ukraina yang terus menderita akibat konflik berkepanjangan.

Ekspresi Belasungkawa dan Dukungan Diplomasi

"Presiden Herzog menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada Presiden Zelensky dan rakyat Ukraina atas kehilangan nyawa yang dahsyat dan menyampaikan doa untuk semua yang terluka secara fisik dan spiritual," demikian bunyi pernyataan resmi dari kantor Herzog.

Lebih lanjut, dalam percakapan dengan Zelensky, Isaac Herzog mengungkapkan kesiapan Israel untuk memberikan dukungan diplomasi terhadap Ukraina. Herzog menegaskan bahwa negaranya juga siap memberikan bantuan kemanusiaan kepada Ukraina yang sedang berjuang menghadapi agresi militer.

"Selama percakapan telepon tersebut, Presiden Herzog menyebutkan dukungan Israel untuk Ukraina dalam pemungutan suara baru-baru ini di Majelis Umum PBB, serta upaya berkelanjutan Israel untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka yang terdampak perang," tambah pernyataan itu.

Diskusi tentang Upaya Internasional Mengakhiri Perang

Kantor Herzog juga mengungkapkan bahwa dalam panggilan telepon tersebut, kedua pemimpin membahas upaya internasional yang signifikan yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang dan penderitaan serta kehilangan nyawa yang mengerikan di Ukraina.

Invasi Rusia ke Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari 2022, dan hingga hari ini konflik ini telah menelan ratusan ribu korban jiwa dari kedua belah pihak. Perang yang memasuki tahun keempat ini terus menimbulkan dampak humaniter yang luas, termasuk pengungsian massal dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Pernyataan dari kantor Herzog ini menegaskan komitmen Israel untuk tetap terlibat dalam upaya perdamaian global, sekaligus menunjukkan solidaritas dengan negara-negara yang menjadi korban agresi militer. Dukungan ini mencakup aspek diplomasi melalui forum internasional seperti PBB, serta bantuan konkret untuk meringankan penderitaan masyarakat sipil.