Usai AS dan Eropa, Buku MBG Polri Diharapkan Jadi Instrumen Diplomasi di Arab Saudi
Buku MBG Polri Diharapkan Jadi Instrumen Diplomasi di Arab Saudi

Buku MBG Polri Diharapkan Jadi Instrumen Diplomasi di Arab Saudi

Setelah mendapatkan sambutan positif di Amerika Serikat dan Eropa, buku berjudul Membangun Bangsa dengan Hati (MBG) yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kini diharapkan dapat berperan sebagai instrumen diplomasi di Arab Saudi. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama internasional antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah, khususnya dalam bidang keamanan dan pertukaran budaya.

Latar Belakang dan Tujuan Diplomasi

Buku MBG, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2023, merupakan karya yang menggambarkan visi dan misi Polri dalam membangun bangsa melalui pendekatan humanis dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa buku ini tidak hanya berfungsi sebagai bahan bacaan internal, tetapi juga sebagai alat diplomasi lunak untuk mempromosikan citra positif Indonesia di kancah global.

"Setelah sukses di AS dan Eropa, kami melihat potensi besar untuk memperkenalkan buku ini di Arab Saudi. Negara ini memiliki peran strategis dalam diplomasi internasional, dan kami berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat, terutama dalam hal pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik di bidang kepolisian," ujar Sandi Nugroho dalam sebuah pernyataan resmi.

Rencana Implementasi dan Target

Polri telah menyusun rencana konkret untuk memperkenalkan buku MBG di Arab Saudi, yang meliputi:

  • Mengadakan seminar dan diskusi dengan pihak berwenang setempat untuk membahas isi buku dan relevansinya dengan konteks keamanan regional.
  • Menerjemahkan buku ke dalam bahasa Arab untuk memastikan aksesibilitas yang lebih luas bagi pembaca di Timur Tengah.
  • Berkolaborasi dengan kedutaan besar Indonesia di Riyadh untuk mendistribusikan buku kepada pejabat pemerintah, akademisi, dan lembaga terkait.

Target utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan pemahaman bersama tentang peran Polri dalam menjaga stabilitas nasional dan kontribusinya terhadap perdamaian global. Selain itu, diharapkan dapat membuka peluang kerja sama teknis, seperti pelatihan bersama dan pertukaran personel antara Polri dan institusi keamanan Arab Saudi.

Dampak dan Harapan ke Depan

Jika berhasil, penggunaan buku MBG sebagai instrumen diplomasi di Arab Saudi diperkirakan akan membawa dampak positif bagi hubungan bilateral kedua negara. Ahli diplomasi dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Wijayanti, menekankan bahwa diplomasi budaya dan pengetahuan seperti ini dapat menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan dan kerja sama yang berkelanjutan.

"Ini adalah langkah cerdas dari Polri untuk memanfaatkan soft power dalam diplomasi. Buku MBG tidak hanya menyampaikan pesan tentang profesionalisme kepolisian, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan yang universal, yang dapat diterima di berbagai budaya, termasuk di Arab Saudi," kata Dr. Rina.

Ke depan, Polri berencana untuk memperluas distribusi buku MBG ke negara-negara lain di kawasan Timur Tengah dan Asia, dengan harapan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam isu-isu keamanan internasional. Inisiatif ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan citra negara di mata dunia.