Pramono Apresiasi Kreativitas Zebra Cross 'Pac-Man' di Tebet yang Akan Dibongkar
Zebra Cross 'Pac-Man' di Tebet Dibongkar, Pramono Apresiasi Warga

Pramono Anung Apresiasi Kreativitas Warga, Zebra Cross 'Pac-Man' di Tebet Akan Dibongkar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi meminta maaf dan memberikan apresiasi atas kreativitas warga yang membuat zebra cross dengan motif ikonik dari permainan klasik 'Pac-Man' di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Pembuatan zebra cross unik ini merupakan bentuk protes warga karena aduan mereka terkait kerusakan zebra cross di lokasi tersebut sebelumnya tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Protes Warga yang Viral dan Respons Pemprov DKI

Zebra cross 'Pac-Man' tersebut menjadi viral di media sosial setelah warga menyatakan kekecewaan mereka. Menurut laporan, warga telah melaporkan kondisi zebra cross yang rusak, namun tidak ada tindak lanjut dari pihak berwenang. Sebagai respons, warga akhirnya mengambil inisiatif untuk membuat sendiri zebra cross dengan desain kreatif tersebut, yang kemudian menarik perhatian publik luas.

Dalam pernyataannya di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026, Pramono Anung menyampaikan, "Kami minta maaf untuk itu. Kreativitas warga saya ucapkan terima kasih dan respect," mengakui kelalaian dalam menangani pengaduan warga sekaligus menghargai upaya masyarakat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dibongkar untuk Kesesuaian dengan Standar yang Berlaku

Meski mengapresiasi, Pramono menegaskan bahwa zebra cross 'Pac-Man' tersebut akan dibongkar. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan standar dan peraturan yang berlaku terkait marka jalan. "Ini kreativitas yang positif, tapi zebra cross itu ada aturan mainnya. Maka kami kembalikan sesuai aturan yang berlaku," jelasnya. Pemprov DKI berkomitmen untuk membuat zebra cross baru yang memenuhi standar keselamatan dan ketentuan resmi.

Perbaikan Sistem Pengaduan melalui Aplikasi JAKI

Selain menangani zebra cross, Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI akan memperbaiki sistem pengaduan warga, khususnya melalui aplikasi JAKI. Rapat telah digelar untuk membahas hal ini, dengan fokus pada laporan-laporan yang berulang kali tidak ditindaklanjuti. "Tadi kebetulan kami rapat tentang JAKI. Ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti, maka kami akan sempurnakan untuk itu," ujarnya, menekankan komitmen untuk meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap keluhan masyarakat.

Insiden zebra cross 'Pac-Man' ini menyoroti pentingnya komunikasi dan tindak lanjut yang efektif antara pemerintah dan warga dalam menangani infrastruktur publik. Dengan langkah perbaikan yang dijanjikan, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga