Zebra Cross Jalan Soepomo Dirakit Ulang oleh Warga, Pemprov DKI Minta Maaf
Sebuah aksi spontan warga menggambar ulang zebra cross yang hilang di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, menjadi viral di media sosial. Konten kreator dengan akun Instagram @berkemas dan @ijoeel mengambil inisiatif untuk memperbaiki marka penyeberangan jalan yang telah tidak terlihat tersebut.
Tanggapan Resmi Pemprov DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya buka suara menyusul viralnya video pembuatan mandiri zebra cross tersebut. Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, menyampaikan pernyataan tertulis pada Minggu, 29 Maret 2026.
Wenny mengapresiasi kepedulian warga, namun menegaskan bahwa pembuatan marka jalan harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan dan standar teknis yang berlaku. "Hal ini penting untuk memastikan aspek keselamatan seluruh pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor," ujarnya.
Penyebab Hilangnya Zebra Cross dan Permintaan Maaf
Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengakui bahwa zebra cross di lokasi tersebut memang belum utuh dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat," kata Wenny.
Menurut penjelasan resmi, hilangnya zebra cross disebabkan oleh kegiatan pemeliharaan berkala jalan dan pembangunan trotoar pada akhir tahun 2025. Aktivitas ini mengakibatkan marka zebra cross yang ada tertutup oleh lapisan aspal baru.
Kendala Teknis dan Rencana Perbaikan
Wenny memaparkan bahwa pemasangan kembali marka jalan tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan. Material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik dan memiliki daya tahan maksimal.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Bina Marga DKI telah menetapkan lokasi di Jalan Soepomo sebagai prioritas dalam rencana pemeliharaan marka jalan Tahun 2026. "Pelaksanaan pekerjaan direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat dengan menggunakan material marka jalan sesuai standar teknis yang berlaku," tegas Wenny.
Rencana tersebut mencakup pembangunan kembali fasilitas zebra cross untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki serta pengendara di kawasan tersebut.



