Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah (Pemda) dan TP PKK menjadi kunci utama dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah hingga menjangkau masyarakat di tingkat keluarga. Hal ini disampaikannya usai menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (12/7/2026).
Peran Strategis PKK dalam Menjangkau Masyarakat
Tri menjelaskan bahwa setiap tahunnya pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) yang mewajibkan Pemda menganggarkan kegiatan atau program yang berkaitan dengan PKK di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Sehingga PKK ini adalah fungsinya menggerakkan program-program tersebut agar bisa mencapai sasaran di grassroots," ujar Tri kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa PKK perlu memiliki program yang jelas dan selaras dengan agenda Pemda. Dengan demikian, kerja sama antara PKK dan OPD dapat terjalin lebih optimal. Tri juga mengingatkan daerah untuk memanfaatkan potensi besar yang dimiliki kader PKK. Menurutnya, keberadaan kader yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi kekuatan strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, dengan biaya yang relatif efisien karena kader bekerja secara sukarela.
Sukses Penyelenggaraan HKG PKK ke-54
Dalam kesempatan tersebut, Tri mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan puncak HKG PKK ke-54 di Makassar. Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh para kader PKK dari berbagai daerah. "Alhamdulillah, puncak acara Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 sudah selesai kita lakukan. Semuanya lancar, semua kader PKK merayakan hari ini dengan gembira," ungkapnya.
Tri menilai Makassar menjadi lokasi yang istimewa karena mewakili kawasan Indonesia Timur serta memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan kerajinan. Keberhasilan acara juga tidak lepas dari kolaborasi TP PKK Provinsi Sulsel bersama seluruh TP PKK kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Capaian Imunisasi Anak di Sulsel
Di bidang kesehatan, Tri turut mengapresiasi capaian Provinsi Sulsel dalam mendukung program imunisasi anak. Menurutnya, target imunisasi ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, sedangkan PKK berperan mempercepat pencapaiannya di lapangan. "Kita tugasnya adalah mempercepat agar IZD (imunisasi zero dose) bisa tercapai dan kami bersyukur bahwa Provinsi Sulawesi Selatan mencapai lebih dari 100 persen dalam imunisasi anak-anak, IZD," tandasnya.
Capaian ini menunjukkan efektivitas peran kader PKK dalam mendukung program kesehatan nasional, terutama dalam menekan angka anak yang tidak mendapat imunisasi sama sekali (zero dose). Dengan jaringan kader yang luas, PKK menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan target kesehatan masyarakat.



