Kedatangan Prabowo dan Menteri PU di Aceh Tamiang Disambut Haru Warga Korban Banjir
Prabowo dan Menteri PU Sambut Lebaran di Aceh Tamiang

Kedatangan Prabowo dan Menteri PU di Aceh Tamiang Disambut Haru Warga Korban Banjir

Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang. Pantauan detikcom pada Sabtu, 21 Maret 2026, menunjukkan Menteri Dody mengenakan baju koko dan peci, dengan setia mendampingi Prabowo selama ibadah dan menyapa masyarakat setempat.

Simbol Kebersamaan di Tengah Penderitaan

Kedatangan kedua pejabat tinggi negara ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan simbol kebersamaan yang dalam. Warga Aceh Tamiang, yang masih berjuang pulih dari dampak bencana banjir, menyambut kedatangan mereka dengan penuh haru dan harapan. Salah satu warga, Reno, mengungkapkan perasaan senang dan bahagia atas kunjungan tersebut.

"Atas kedatangan Presiden dan Menteri PU kami sangat senang dan bahagia. Artinya mereka mau bersama kami di sini dan melihat penderitaan kami," ucap Reno.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Hunian Sementara sebagai Berkat Konkret

Kunjungan ini juga membawa berkat nyata bagi warga, dengan hunian sementara (huntara) yang telah digunakan oleh korban banjir. Warga mengaku bersyukur dapat tinggal di huntara, yang meskipun sederhana, memberikan kenyamanan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Reno menambahkan bahwa huntara cukup nyaman untuk saat ini, sambil berharap hunian tetap segera diselesaikan.

"Meskipun kena bencana kemarin, kami tetap bersyukur karena dari Pemerintah melalui Kementerian PU telah membuat hunian sementara. Kami tetap bersyukur atas hunian tersebut," ungkapnya.

Apresiasi dari Masyarakat Lokal

Warga lain, Hengky, mengapresiasi kedatangan Prabowo dan Menteri PU, menilai bahwa kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya datang, tetapi juga memahami situasi rakyat. Ia menekankan bahwa kedatangan mereka bukan hanya untuk salat Id, tetapi juga untuk melihat langsung kondisi warga di Aceh Tamiang.

"Mereka datang bukan hanya melaksanakan salat Id di Aceh Tamiang tapi ingin melihat situasi dan keadaan kami di sini," ucap Hengky.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya pendekatan empati dalam pemerintahan, di mana kehadiran pemimpin di tengah masyarakat, terutama di daerah yang terdampak bencana, dapat memberikan semangat dan harapan baru. Warga Aceh Tamiang berharap dukungan ini berlanjut hingga pemulihan penuh tercapai.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga