Pemprov Sumut Targetkan Nol Pengungsi Saat Lebaran 2026, Huntara Dipercepat
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menargetkan tidak ada lagi warga yang mengungsi akibat bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut saat Hari Raya Idulfitri 2026. Target ini diwujudkan dengan mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana.
Percepatan Pembangunan Huntara
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menyatakan bahwa pembangunan 1.427 unit huntara sedang dipercepat. Huntara ini tersebar di sejumlah titik lokasi di dua kabupaten, yakni Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. "Kita terus mempercepat pembangunan sebagai upaya mewujudkan zero pengungsi di Lebaran," kata Basarin di Kantor Gubernur Sumut, seperti dilansir Antara pada Selasa, 3 Maret 2026.
Data Pengungsi dan Huntara
Menurut data Pemprov Sumut, hingga saat ini masih ada 909 kepala keluarga atau 3.506 jiwa yang bertahan di pengungsian. Ribuan unit huntara dibangun untuk korban bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025, tersebar di tiga kabupaten/kota, termasuk Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.
Sebagian huntara sudah ditempati oleh pengungsi. Berikut sebaran dan progres huntara di tiga kabupaten:
- Tapanuli Selatan: Huntara berada di lima titik pada lima kecamatan, dengan total unit yang telah dihuni termasuk di Angkola Barat (123 unit), Angkola Sangkunur (11 unit), Batang Toru (245 unit), Angkola Selatan (186 unit), dan Siporok (118 unit).
- Tapanuli Utara: Terdapat satu lokasi huntara di Kecamatan Adiankoting dengan 40 unit yang telah ditempati.
- Tapanuli Tengah: Huntara tersebar di 13 titik pada enam kecamatan, termasuk di Pandan (Rusunawa Pandan 77 unit dan lahan eks Lapangan Golf Mangga Dua 500 unit), Sibabangun (4 unit), Tapian Nauli (75 unit), Badiri (250 unit), Sitahuis (16 unit dan 8 unit), serta Tukka (rencana pembangunan 80 unit di Sipange dan 30 unit di Tanah Merah Hutanabolon).
Harapan untuk Lebaran 2026
Basarin menyampaikan bahwa sejumlah titik pembangunan huntara, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, masih dalam tahap penyelesaian akhir. Dengan rampungnya pembangunan ini, diharapkan seluruh pengungsi dapat tertampung di huntara sebelum Idulfitri 2026. "Dengan demikian, semua pengungsi tertampung di huntara. Mudah-mudahan mereka bisa merayakan Lebaran tahun ini dengan tinggal di huntara," tuturnya.
Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa para warga terdampak bencana dapat merayakan Lebaran dengan lebih nyaman di huntara, menandai langkah signifikan dalam pemulihan pascabencana di Sumatera Utara.



