Pemprov DKI Jakarta Lakukan Penghematan Energi dengan Kebijakan Baru
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memastikan langkah-langkah efisiensi anggaran yang berkelanjutan untuk mendukung penghematan energi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pemangkasan perjalanan dinas hingga penerapan sistem work from home (WFH) menjadi bagian integral dari upaya penghematan yang sudah mulai dijalankan secara aktif.
Respons Cepat terhadap Instruksi Pusat
Pramono menyatakan bahwa instruksi dari Menteri Dalam Negeri terkait efisiensi perjalanan dinas langsung ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI. Setiap pengajuan perjalanan dinas yang memerlukan persetujuan gubernur akan diperiksa secara ketat satu per satu. "Kalau tidak memberikan manfaat bagi Jakarta, pasti tidak saya izinkan. Bahkan sekarang ini banyak perjalanan BUMD pun tidak kami izinkan," tegas Pramono di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 2 April 2026.
Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar mengikuti perintah dari pemerintah pusat, melainkan merupakan strategi cerdas untuk menjaga stabilitas pendapatan daerah. Pada triwulan pertama tahun ini, pendapatan pajak DKI dilaporkan mencapai sedikit di atas target yang ditetapkan.
Implementasi WFH dan Aturan Ketat
Selain memangkas perjalanan dinas, Pemprov DKI juga telah menerapkan kebijakan WFH mulai 1 April 2026 sebagai bagian dari upaya efisiensi. Pramono menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja dari rumah dilarang keras menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi. "Ketika WFH, saya tidak izinkan siapa pun memakai kendaraan dinas untuk urusan pribadi. Dan kalau mau naik transportasi umum, semua ASN DKI gratis. Jadi nggak ada alasan," imbuhnya dengan tegas.
Kebijakan WFH ini dinilai secara otomatis mampu mengurangi beban biaya operasional, termasuk konsumsi bahan bakar minyak untuk mobil dinas. Meskipun melakukan penghematan dalam skala besar, Pramono memastikan bahwa pelayanan publik kepada masyarakat tidak akan terganggu sama sekali. Ia mendorong seluruh jajaran untuk tetap bekerja secara optimal dan tidak bergantung pada fasilitas yang berlebihan.
Dorongan untuk Disiplin dan Kreativitas
Pramono juga menyoroti bahwa ASN DKI relatif telah memiliki banyak hak istimewa, namun ia mengingatkan agar tidak menjadi terlalu manja. "ASN DKI ini relatif sudah punya banyak privilege. Tapi kalau terlalu manja, pasti akan diambil tindakan tegas," tambahnya. Ia menekankan pentingnya kreativitas dalam menghadapi tekanan ekonomi yang luar biasa saat ini, sambil tetap menjaga pendapatan daerah agar tidak mengalami penurunan.
Dengan langkah-langkah ini, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mencapai efisiensi energi dan anggaran tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta.



