Kunci Sukses WFH Setiap Jumat: Disiplin ASN dan Pengawasan Ketat
Kunci Sukses WFH Jumat: Disiplin ASN dan Pengawasan

Kunci Sukses WFH Setiap Jumat: Disiplin ASN dan Pengawasan Ketat

Ahli Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat berpotensi besar menghemat energi. Namun, kesuksesan ini sangat bergantung pada kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas dari rumah.

Disiplin Jadi Faktor Utama Penghematan

Trubus menjelaskan bahwa WFH mengurangi mobilitas dan memungkinkan ASN fokus pada pekerjaan di rumah. "Iya, kan mengurangi mobilitas terus kan dia fokus kerja, kalau WFH kan hanya fokus kerjaan di rumah," ujarnya dalam wawancara dengan detikcom, Kamis (2/4/2026).

Dia menambahkan bahwa kebijakan ini sangat membantu ASN golongan bawah karena menghemat biaya transportasi. Target pemerintah sebesar Rp 6,2 triliun untuk penghematan diperkirakan bisa tercapai jika pelaksanaan WFH berjalan dengan baik dan disiplin.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kekhawatiran di Daerah dan Perlunya Aplikasi Pengawasan

Trubus mengungkapkan kekhawatiran utama terhadap ASN di daerah, karena saat ini belum ada sistem atau aplikasi yang memungkinkan publik memantau pergerakan mereka. "Seharusnya ada dibentuk aplikasi sampai ini belum ada aplikasi yg diberikan kepada publik sehingga publik bisa melakukan laporan jika ada ASN daerah yang jalan-jalan," katanya.

Dia menekankan bahwa di daerah, ASN berpotensi menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi selama WFH, yang dikhawatirkan mengurangi efektivitas kebijakan. Kontrol dari kepala daerah dinilai perlu diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan.

Evaluasi Terbuka dan Sanksi Tegas

Trubus berharap evaluasi kebijakan WFH dilakukan secara terbuka agar publik dapat mengetahui hasilnya. Dia juga menyarankan agar pemerintah menyiapkan sanksi bagi ASN yang melanggar aturan WFH. "Kita meyakini mestinya efektif kalau memang pengawasannya ketat. Kedua tentu penegakan aturan, kalau memang mereka melanggar dan mereka tidak melaksanakan tugas dengan baik mesti mereka ada sanksi yang bisa dikenakan kepada mereka," ucapnya.

Dia mengakui masih ragu tentang kedisiplinan penuh ASN, terutama di daerah 3T yang memiliki kelemahan infrastruktur. "Mestinya dia bisa disiplin ya, kalau saya belum yakin 100 persen, jadi ragu-ragu," imbuhnya.

Latar Belakang Kebijakan WFH Setiap Jumat

Kebijakan WFH bagi ASN setiap Jumat ditetapkan pemerintah sebagai respons terhadap dampak konflik Timur Tengah. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa penerapan ini berlaku untuk ASN di instansi pusat dan daerah, dilaksanakan satu hari kerja dalam seminggu yaitu setiap hari Jumat.

Trubus menegaskan bahwa masyarakat berharap ASN tidak menyalahgunakan kebijakan ini dan mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Dengan pengawasan ketat dan penegakan aturan yang konsisten, kebijakan WFH dinilai dapat efektif mencapai tujuan penghematan energi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga