Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menyoroti keterlibatan TNI dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menurutnya, kebijakan ini perlu dikaji secara hati-hati agar tidak menimbulkan misinterpretasi di masyarakat.
Permintaan Penjelasan kepada Kemdiktisaintek
Lalu Hadrian meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memberikan penjelasan komprehensif kepada publik. Ia menegaskan bahwa LPDP pada dasarnya adalah instrumen pendanaan pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sipil melalui beasiswa, riset, dan pengembangan keilmuan.
“Kemdiktisaintek harus menjelaskan agar tidak ada mispersepsi. LPDP berorientasi pada peningkatan kualitas SDM sipil,” ujarnya di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Proporsi Keterlibatan TNI Harus Jelas
Lalu berharap tidak ada tumpang tindih peran dalam implementasi program ini. Ia menekankan bahwa proporsi keterlibatan TNI dalam pembekalan mahasiswa LPDP harus jelas dan terukur. Jika pelibatan TNI dimaksudkan untuk penguatan kapasitas tertentu seperti disiplin, kepemimpinan, atau dukungan pada bidang strategis pertahanan, hal itu masih dapat dipahami sepanjang proporsinya jelas dan tidak menggeser tujuan utama LPDP.
“Namun, dari sisi fungsi, perlu dijaga agar tidak terjadi tumpang tindih peran. Prinsip yang harus dipegang adalah kebijakan pendidikan tetap berorientasi pada profesionalisme, inklusivitas, dan sesuai fungsi masing-masing lembaga,” tambahnya.
Penjelasan LPDP tentang Kegiatan PK
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bukanlah hal baru. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik.
“PK bertujuan membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial, sehingga awardee dapat menjalani studi secara optimal dan bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara,” ujarnya saat dihubungi pada hari yang sama.
Dengan demikian, LPDP melibatkan TNI dalam kegiatan PK sebagai bagian dari pelatihan awal bagi penerima beasiswa sebelum berangkat studi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat mental dan karakter para awardee.



