Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyatakan bahwa pelantikan Ketua Umum KSPSI Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Kabinet Merah Putih merupakan suatu kehormatan bagi seluruh buruh Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Andi di Jakarta pada Senin, 27 April 2026.
Kehormatan bagi Gerakan Buruh
Andi Gani mengaku sudah mengetahui bahwa akan ada tokoh buruh yang masuk dalam kabinet. Ia menilai hal ini sebagai pengakuan terhadap perjuangan buruh. "Saya sudah mengetahui bahwa akan ada tokoh buruh masuk kabinet, dan kami anggap ini adalah kehormatan untuk seluruh gerakan buruh Indonesia," ujarnya.
Pesan untuk Jumhur Hidayat
Andi juga menyampaikan pesan kepada Jumhur agar tidak meninggalkan idealisme dan ideologi perjuangan buruh setelah resmi menjabat sebagai menteri. Menurut Andi, Jumhur telah berjanji untuk tetap memegang teguh prinsipnya. "Bung Jumhur menyampaikan ke saya, pasti beliau tidak akan pernah meninggalkan idealisme sebagai pimpinan buruh," kata Andi.
Rekam Jejak Jumhur Hidayat
Jumhur Hidayat baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq. Hanif sendiri pada hari yang sama dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Jumhur lahir pada Februari 1968 di Bandung, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai aktivis yang gigih memperjuangkan hak-hak buruh dan pekerja.
Pendidikan tingginya dimulai dari Teknik Fisika di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Nasional, dan meraih gelar Master Sosiologi dari Universitas Indonesia. Pada Januari 2007, Jumhur diangkat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan menjabat hingga 11 Maret 2014. Kini, BNP2TKI telah bertransformasi menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.



