Cerita Haru Putra Papua Jhosua Lolos IPDN, Dilantik Langsung Presiden Prabowo
Haru Putra Papua Dilantik Prabowo di IPDN

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7/2026). Sebanyak 1.204 lulusan resmi dikukuhkan sebagai pamong praja muda. Momen ini menjadi istimewa, khususnya bagi Jhosua Faitri Ick, Purna Praja asal Papua Barat Daya, yang tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah dilantik langsung oleh Kepala Negara.

Pengalaman Tak Terlupakan bagi Jhosua

Jhosua mengaku sangat bersyukur karena pelantikan kali ini dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo. "Kesan yang kami dapatkan tentunya sangat senang karena sudah beberapa tahun belakangan ini kami, khususnya IPDN, belum pernah dilantik langsung oleh Bapak Presiden," ujarnya usai upacara. Baginya, kehadiran Prabowo menjadi penghormatan besar bagi seluruh angkatannya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang telah meluangkan waktu untuk melantik mereka.

Pesan Presiden: Layani Masyarakat Tanpa Memandang Bulu

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan pesan yang mendalam kepada para lulusan. Jhosua mengingat betul salah satu pesan yang paling membekas. "Pesan yang saya ingat dari Bapak Presiden tadi yaitu kita sebagai lulusan pamong praja harus melayani masyarakat tanpa memandang bulu, melayani dengan tulus dan sepenuh hati demi kemajuan bangsa," katanya. Pesan ini menjadi pedoman bagi Jhosua dan rekan-rekannya dalam mengemban tugas ke depannya. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama di IPDN dapat berkontribusi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perjuangan Berat Menembus Seleksi IPDN

Di balik keberhasilan Jhosua, terdapat perjuangan panjang yang diceritakan oleh sang ayah, Martinus Ick. Saat masih mewakili Provinsi Papua Barat (sebelum pemekaran Papua Barat Daya), Jhosua harus bersaing dengan ribuan peserta secara nasional. Dari Papua Barat, hanya 48 orang yang lolos seleksi. "Puji Tuhan, kami bersyukur karena semua yang terjadi adalah kehendak Tuhan. Masuk kuliah di IPDN tidak semudah yang dibayangkan. Persaingannya sangat ketat," ucap Martinus. Selama empat tahun pendidikan, keluarga hanya bisa mendukung dari jauh. Meski tidak menyaksikan langsung setiap proses, mereka yakin pendidikan di IPDN penuh tantangan dan disiplin.

Kebanggaan keluarga semakin lengkap karena pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden. Menurut Martinus, momen ini menjadi kehormatan luar biasa. "Menurut pandangan kami, pada tahun-tahun sebelumnya yang melantik biasanya Bapak Menteri atau perwakilan. Namun hari ini Presiden datang langsung melantik anak kami bersama teman-temannya. Itu merupakan penghormatan yang sangat luar biasa bagi kami sebagai orang tua, terlebih bagi anak-anak yang hari ini resmi dilantik oleh Bapak Presiden. Kami bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Bapak Presiden," ungkapnya.

Harapan untuk Masa Depan Bangsa

Jhosua dan rekan-rekannya kini siap mengabdi di berbagai daerah di Indonesia. Pelantikan langsung oleh Presiden Prabowo menjadi motivasi besar bagi mereka untuk menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi. Dengan semangat melayani tanpa diskriminasi, para pamong praja muda ini diharapkan menjadi agen perubahan menuju Indonesia yang lebih maju, sesuai dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga