Efisiensi Anggaran: Kritik Presiden Prabowo soal Mobil Dinas Rp 8 Miliar
Efisiensi Anggaran: Kritik Presiden soal Mobil Dinas Rp 8 M

Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik tajam terhadap kepala daerah yang menganggarkan pembelian mobil dinas hingga Rp 8 miliar. Hal ini disampaikan saat menerima sejumlah pengamat politik dan jurnalis senior di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (19/3/2026).

Perbandingan dengan Mobil Presiden

Presiden Prabowo membandingkan anggaran mobil dinas kepala daerah dengan mobil dinas presiden yang hanya seharga maksimal Rp 1 miliar, yaitu Maung. Ia mempertanyakan kepedulian kepala daerah terhadap keamanan jembatan yang dilalui anak sekolah, sementara mereka berani menganggarkan mobil mewah.

Kritik di Tengah Efisiensi

Pernyataan ini muncul di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran. Presiden menekankan pentingnya prioritas belanja yang berpihak pada rakyat, bukan pada kemewahan pejabat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Artikel ini merupakan opini yang terinspirasi dari film "Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini" yang tayang pada 2020, dengan judul "Nanti Kita Cerita tentang (Arti) Efisiensi".

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga