Tautan Bantuan Pupuk Subsidi Kementan Hoaks, Modus Phishing Data Pribadi
Tautan Bantuan Pupuk Subsidi Kementan Hoaks, Modus Phishing

Sebuah tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian (Kementan) beredar luas di media sosial. Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan bahwa tautan tersebut adalah hoaks dan merupakan modus pencurian data pribadi atau phishing.

Narasi yang Beredar

Tautan tersebut dibagikan oleh sebuah akun Facebook pada Selasa (14/7/2026). Narasi yang disertakan mengajak masyarakat untuk mengklik tautan guna memperoleh bantuan pupuk subsidi dari Kementan. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme bantuan tersebut, hanya tautan yang menjanjikan akses mudah.

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran terhadap tautan tersebut. Hasilnya, tautan tidak mengarah ke situs resmi Kementan atau portal pemerintah mana pun. Sebaliknya, tautan tersebut dirancang untuk mencuri data pribadi pengguna yang mengisikan informasi seperti nama, nomor telepon, alamat, dan data sensitif lainnya. Modus ini dikenal sebagai phishing.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kementan sendiri telah berulang kali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok bantuan sosial. Dalam pernyataan resminya, Kementan menegaskan bahwa pendaftaran bantuan pupuk subsidi hanya dilakukan melalui kanal resmi dan tidak pernah meminta data pribadi melalui tautan sembarangan.

Dampak dan Imbauan

Phishing seperti ini dapat menyebabkan kerugian finansial dan penyalahgunaan identitas. Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan selalu memverifikasi informasi melalui situs resmi Kementan atau menghubungi call center resmi. Jika sudah terlanjur mengisi data, segera laporkan ke pihak berwenang dan ubah kata sandi akun penting.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga