Selebritas Kecam Korupsi Pakan Hewan Kebun Binatang Surabaya
Selebritas Kecam Korupsi Pakan Hewan KBS

Sejumlah selebritas Indonesia ikut angkat suara terkait kasus korupsi pakan hewan di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Penyidik telah menetapkan mantan Direktur Utama PDTS KBS, Choirul Anwar, sebagai tersangka pada Selasa (21/7/2026) malam berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor TAP-863/M.5/Fd.2/07/2026.

Komentar Pedas Selebritas

Ariel Tatum melalui akun Threads-nya mengomentari unggahan Adjie Santoso Putro yang geram dengan tindak korupsi Choirul Anwar. Adjie menuliskan, "Anggaran uang makan hewan aja sampe dikorupsi. Rakusnya enggak cuma berperikemanusiaan, tapi sampe nggak berperikehewanan." Unggahan tersebut dikutip oleh Kompas.com pada Kamis (23/7/2026).

Kerugian Negara dan Dampak pada Satwa

Kasus dugaan korupsi ini tidak hanya merugikan keuangan negara hingga Rp 10,2 miliar, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan satwa di KBS. Banyak satwa yang dilaporkan kurus bahkan mati akibat pengelolaan pakan yang tidak sesuai. Choirul Anwar diduga merangkap tiga jabatan dalam struktur PDTS KBS, yang memudahkannya melakukan praktik korupsi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurut penyidik, tersangka Choirul Anwar diduga menyalahgunakan anggaran pakan hewan untuk kepentingan pribadi. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut nasib satwa di kebun binatang yang seharusnya dilindungi.

Reaksi Publik dan Harapan Penegakan Hukum

Kecaman dari para selebritas ini menambah daftar panjang kritik terhadap pengelolaan KBS. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi. Kasus ini juga memicu diskusi tentang pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan lembaga publik, termasuk kebun binatang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga