Prabowo Peringatkan Koruptor: Rakyat Tidak Bodoh, Hentikan Praktik Jahat
Prabowo: Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh! Hentikan

Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan peringatan keras kepada para koruptor di Indonesia. Dalam pidatonya pada puncak Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, GBK, Minggu (12/7/2026), ia menegaskan bahwa rakyat tidak bodoh dan menuntut agar praktik korupsi segera dihentikan.

Peringatan Tegas untuk Koruptor

Prabowo secara langsung menyapa para koruptor dalam pidatonya. "Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang pemaaf, namun rakyat tetap membutuhkan keadilan dan kesejahteraan. "Rakyat butuh sekolah yang baik, guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik," ucapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penertiban BUMN sebagai Sarang Korupsi

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyinggung penertiban Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini dianggap menjadi sumber korupsi. Ia mengungkapkan rencana konsolidasi lebih dari seribu BUMN menjadi satu entitas dengan nilai mencapai 1 triliun dolar AS. "Seribu BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi, nilainya adalah 1 triliun dolar AS, kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia," jelasnya.

Prabowo menekankan pentingnya optimisme dan rasa percaya diri. "Jadi jangan kita selalu pesimis, rendah diri. Rendah hati harus, jangan rendah diri. Dan BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi," sambungnya.

Harapan akan Keadilan dan Kesejahteraan

Prabowo berharap dengan penertiban BUMN dan pemberantasan korupsi, rakyat Indonesia dapat menikmati keadilan dan kesejahteraan yang lebih baik. Ia menekankan bahwa hasil kekayaan negara harus dikembalikan untuk kepentingan rakyat, seperti pendidikan dan kesehatan.

Peringatan ini disampaikan di hadapan para peserta Hari Koperasi Nasional yang hadir di Indonesia Arena. Prabowo juga mengapresiasi peran koperasi dalam perekonomian nasional dan mendorong koperasi untuk terus berkembang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga