Pendidikan Antikorupsi Dimulai dari Pendidikan Karakter Sejak Dini
Pendidikan Antikorupsi Dimulai dari Karakter Sejak Dini

Pencegahan korupsi di dunia pendidikan dinilai tidak cukup hanya dilakukan melalui aturan, pengawasan, atau surat edaran. Upaya tersebut perlu dimulai sejak dini melalui pendidikan karakter yang menanamkan nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab kepada anak.

Pentingnya Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi harus menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga maupun satuan pendidikan. Menurutnya, penanaman nilai integritas sejak dini merupakan fondasi utama pembangunan karakter anak bangsa yang menjadi bagian penting dari upaya pencegahan korupsi.

Peran Keluarga dan Sekolah

Lestari menjelaskan bahwa keluarga dan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak. Di rumah, orang tua dapat mengajarkan kejujuran dan tanggung jawab melalui contoh nyata. Di sekolah, guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi dalam kegiatan belajar mengajar, seperti melalui diskusi tentang dampak korupsi dan pentingnya integritas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pendidikan karakter yang kuat diharapkan mampu membentengi anak dari perilaku koruptif di masa depan. Lestari menambahkan bahwa upaya ini harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, tidak hanya melalui aturan formal tetapi juga melalui pembiasaan dan keteladanan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga