Noel Sakit Gigi dan Pipi Bengkak Jelang Sidang Tuntutan Pemerasan K3
Noel Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Pemerasan K3

Jakarta - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan, yang akrab disapa Noel, mengaku sedang mengalami sakit gigi menjelang sidang tuntutan dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3. Pipi kanan Noel tampak bengkak saat tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Senin, 18 Mei 2026.

"Gigi. Gigi nih, bengkak nih muka saya nih. Kayak digebukin tahanan," ujar Noel sebelum memasuki ruang sidang.

Noel mengungkapkan harapannya agar jaksa penuntut umum (JPU) memberikan tuntutan serendah-rendahnya. Ia juga berharap proses persidangan dapat segera berakhir. "Pertama, kita ngadepin, mental kita kuatlah ya. Kita berharap nanti JPU menuntut kita serendah-rendahnya lah. Saya juga berharap agar proses ini cepat selesai. Jangan berlarut-larut, capek juga kita di dalam tahanan," kata Noel.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Noel sempat meminta izin kepada majelis hakim untuk langsung berobat ke rumah sakit setelah sidang selesai. Permintaan tersebut dikabulkan oleh majelis hakim. "Apalagi kemarin saya masih sakit. Ini untung hari ini saya bisa sidang. Berapa hari menderita sekali. Untung Karutan, penjaga tahanannya responsif," ujarnya.

Dakwaan Noel

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Noel melakukan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Jaksa menyebutkan Noel meminta jatah sebesar Rp3 miliar.

Perbuatan itu dilakukan Noel bersama para terdakwa lain, yaitu Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, Supriadi, Miki Mahfud, dan Termurila. Sidang digelar dalam berkas terpisah di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

"Telah melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya terkait dengan Penerbitan dan Perpanjangan Sertifikasi/Lisensi Individu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pemohon sertifikasi/lisensi K3," demikian bunyi dakwaan Noel.

Dalam dakwaannya, jaksa menyatakan para terdakwa memaksa para pemohon sertifikasi dan lisensi K3 untuk memberikan uang dengan total Rp6.522.360.000 (Rp6,5 miliar). Kasus ini terjadi sejak 2021, sebelum Noel menjabat sebagai Wamenaker.

Selain pemerasan, Noel juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp3,3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler berwarna biru dongker. Jaksa mengatakan gratifikasi tersebut diterima Noel dari pihak swasta dan anak buahnya di Kemnaker.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga