Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah merilis dokumen panduan ibadah haji resmi untuk musim haji 1447 H atau 2026 M. Pedoman ringkas ini disusun secara berurutan mulai dari kedatangan jemaah hingga waktu kepulangan. Bagi calon jemaah haji, memahami isi panduan ini sangat penting untuk kelancaran perjalanan ibadah. Dokumen tersebut memuat pedoman wajib terkait regulasi, mobilitas, hingga tata cara pelaksanaan rukun ibadah di Tanah Suci.
Link Download Panduan Haji 2026 Resmi Arab Saudi
Mengutip situs resmi Kantor Urusan Haji, panduan ibadah haji 2026 dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dapat diunduh secara online. Berikut tautan unduhannya: [Link download panduan haji 2026].
Ringkasan Isi Panduan Ibadah Haji 1447 H
Berdasarkan dokumen pedoman tersebut, terdapat sejumlah aspek fundamental yang diatur ketat oleh pemerintah Arab Saudi. Berikut lima poin ringkasan utama dari panduan haji tahun ini:
1. Kewajiban Penggunaan Aplikasi dan Kartu Nusuk
Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada haji tanpa izin yang sah. Visa haji merupakan satu-satunya izin yang disetujui untuk melaksanakan manasik bagi jemaah dari luar Kerajaan. Jemaah diwajibkan mengunduh aplikasi "Nusuk" dan selalu membawa Kartu Nusuk fisik maupun digital, karena kartu ini menjadi akses masuk utama ke Masjidil Haram dan tempat-tempat suci.
2. Panduan Transportasi dan Mobilitas
Akses pergerakan jemaah diatur secara sistematis menggunakan armada resmi. Saat menggunakan bus, jemaah diminta menunggu di area yang ditentukan dan mematuhi jadwal rombongan. Pemerintah juga menyediakan Kereta Situs Suci untuk mobilitas antar titik ibadah, serta Kereta Cepat Haramain untuk perpindahan antar kota. Jemaah diimbau waspada terhadap kendaraan tidak berizin.
3. Kesehatan dan Pencegahan Kelelahan Akibat Cuaca
Untuk mencegah risiko kelelahan akibat panas, jemaah wajib minum air cukup secara terus-menerus. Selain membawa payung saat keluar, jemaah dilarang meninggalkan tenda pada jam-jam puncak.
4. Nomor Kontak Darurat dan Layanan
Pemerintah menyediakan saluran siaga untuk keselamatan dan kenyamanan jemaah. Jika menemukan kelalaian layanan, jemaah dapat melapor ke Pusat Layanan Jamaah di nomor 1966. Nomor penting lainnya: 911 untuk darurat terpadu, 937 untuk informasi kesehatan, dan 8002451000 untuk layanan fatwa keagamaan dalam berbagai bahasa.
5. Jadwal dan Linimasa Kegiatan Haji
Bagian penting lainnya adalah urutan waktu pelaksanaan ritual haji. Berikut rincian linimasanya:
- 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah): Jemaah memasuki ihram dan menuju Mina.
- 9 Zulhijah (Hari Arafah): Jemaah melakukan wukuf di Arafah, lalu melanjutkan ke Muzdalifah.
- 10 Zulhijah (Hari Kurban/Nahr): Jemaah melempar Jamrah al-Aqabah, mencukur atau memotong rambut, dan melakukan Tawaf al-Ifadah.
- 11, 12, dan 13 Zulhijah (Hari Tasyriq): Fokus pada melempar tiga Jamarat. Jemaah wajib bermalam di Mina.
- Perpisahan: Jemaah wajib melaksanakan Tawaf Wada'.



