Komedian Narji resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada awal Juli 2026. Sebelumnya, pada Pemilihan Umum 2024, ia merupakan calon legislatif yang diajukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Setelah bergabung dengan PSI, beredar unggahan di media sosial berupa tangkapan layar artikel yang mengeklaim Narji menyebut mantan Presiden Joko Widodo lebih hebat daripada Nabi Ibrahim.
Fakta di Balik Klaim
Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut merupakan hasil manipulasi. Tidak ada bukti bahwa Narji pernah membuat pernyataan seperti itu. Artikel yang menjadi sumber klaim adalah hasil editan dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Konteks Politik PSI
PSI dipimpin oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep. Dalam setiap kampanye, PSI menempatkan Jokowi sebagai tokoh partai berlambang gajah tersebut. Hal ini menjadi latar belakang mengapa isu ini muncul, mengingat Narji baru saja bergabung dengan partai yang dekat dengan Jokowi.



