Hoaks! Video Prabowo dan Purbaya Umumkan Pendaftaran Dana Hibah
Hoaks Video Prabowo dan Purbaya Umumkan Dana Hibah

Sebuah video yang diklaim menampilkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Staf Khusus Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan pendaftaran dana hibah beredar di media sosial. Video tersebut dinarasikan sebagai ajakan untuk mendaftar program bantuan dana hibah dari pemerintah. Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut adalah hoaks.

Video Manipulasi dan Klaim Palsu

Video yang beredar merupakan hasil manipulasi dari potongan video lama. Dalam video asli, Prabowo dan Purbaya tidak sedang membahas pendaftaran dana hibah, melainkan memberikan pernyataan terkait isu lain. Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video tersebut telah diedit dengan menambahkan teks dan narasi yang menyesatkan.

Menurut penelusuran, tidak ada program dana hibah yang diumumkan oleh Prabowo atau Purbaya seperti yang diklaim. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. “Tidak ada program pendaftaran dana hibah yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan atau Staf Khusus Menteri Keuangan. Masyarakat diimbau waspada terhadap informasi palsu,” ujar juru bicara Kementerian Keuangan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fakta di Balik Video Viral

Video hoaks ini pertama kali muncul di platform TikTok dan kemudian menyebar ke WhatsApp. Dalam video tersebut, terdapat ajakan untuk mengklik tautan yang mengarah ke situs web mencurigakan. Situs tersebut diduga digunakan untuk mencuri data pribadi atau melakukan penipuan.

Purbaya Yudhi Sadewa, melalui akun media sosial resminya, membantah keterlibatannya dalam video tersebut. Ia menyatakan bahwa video itu adalah rekayasa dan tidak ada hubungannya dengan program pemerintah. “Saya tidak pernah membuat pengumuman seperti itu. Masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya,” tulisnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Jangan mudah tergiur dengan tawaran dana hibah yang tidak resmi. Pemerintah biasanya mengumumkan program bantuan melalui saluran resmi seperti situs web kementerian atau lembaga terkait.

Jika menemukan informasi serupa, segera laporkan ke pihak berwenang atau melalui platform pengaduan hoaks. Dengan begitu, penyebaran informasi palsu dapat diminimalkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga