Hoaks! Foto Moriyasu Tulis Angka 45 untuk Hormati Kemerdekaan Indonesia
Hoaks Foto Moriyasu Tulis 45 untuk Hormati Indonesia

Beredar di media sosial foto pelatih tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu, yang menunjukkan whiteboard bertuliskan angka 45. Narasi dalam unggahan mengklaim bahwa Moriyasu menulis angka tersebut untuk menghargai Indonesia yang merdeka pada tahun 1945. Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut tidak benar atau merupakan hoaks.

Konteks Sebenarnya di Balik Foto

Foto tersebut diambil saat laga babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2026 antara Jepang melawan Belanda. Dalam pertandingan itu, Moriyasu terlihat menunjukkan whiteboard dari pinggir lapangan yang bertuliskan beberapa angka. Angka 45 yang muncul di papan tersebut bukanlah untuk menghormati kemerdekaan Indonesia, melainkan bagian dari instruksi taktik kepada pemainnya.

Menurut penelusuran, angka-angka di whiteboard merupakan kode atau strategi yang biasa digunakan pelatih untuk memberikan arahan selama pertandingan. Tidak ada kaitannya dengan peringatan kemerdekaan negara mana pun.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebaran Hoaks dan Klarifikasi

Unggahan yang mengaitkan angka 45 dengan kemerdekaan Indonesia telah menyebar luas di berbagai platform media sosial. Banyak warganet yang percaya dan membagikan narasi tersebut tanpa melakukan verifikasi. Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian melakukan penelusuran dan menemukan bahwa foto asli tidak memiliki konteks seperti yang diklaim.

“Kami memastikan bahwa klaim tersebut tidak berdasar. Angka 45 pada whiteboard adalah murni untuk keperluan taktik pertandingan, bukan simbol penghormatan,” ujar juru bicara Tim Cek Fakta Kompas.com.

Dampak Hoaks dan Imbauan

Hoaks semacam ini dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat, terutama terkait hubungan bilateral atau apresiasi antarbangsa. Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan peran media dalam mengklarifikasi informasi yang keliru. Tim Cek Fakta Kompas.com terus berupaya meluruskan hoaks yang beredar di ruang publik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga