DPD PDIP Jatim Bagikan 485 Sapi Kurban untuk Warga Miskin dan Panti Asuhan
DPD PDIP Jatim Bagikan 485 Sapi Kurban ke Warga Miskin

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan 485 ekor sapi kurban kepada masyarakat. Hewan kurban tersebut disalurkan melalui kantor DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan keagamaan, masjid, dan panti asuhan.

Penyaluran Hewan Kurban

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menyampaikan bahwa 485 sapi tersebut disalurkan ke masing-masing DPC, pondok pesantren, masjid, ormas keagamaan, dan panti asuhan. Khusus yang dipotong di kantor DPC se-Jatim akan dibagikan kepada warga miskin di sekitarnya dan panti asuhan. Hal ini disampaikan Said dalam keterangannya pada Rabu, 27 Mei 2026.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai wujud kepedulian sosial. "Kegiatan ini rutin dilakukan oleh kami, keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Timur," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Idul Adha sebagai Ibadah Sosial

Said menekankan bahwa Idul Adha tidak hanya ibadah spiritual, tetapi juga sosial. Ia menyoroti kondisi penduduk Jawa Timur yang sebagian besar bekerja di sektor informal, yaitu mencapai 64,4 persen dari total penduduk yang bekerja. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 59,4 persen. Artinya, lebih sedikit penduduk yang terserap di sektor formal.

"Ini artinya, mereka bekerja namun kurang layak, pendapatannya rendah," kata Said. Ia menambahkan bahwa pekerja informal tidak mendapatkan standar upah layak, jaminan kesehatan, jaminan pensiun, pesangon PHK, hak cuti, dan hak pekerja lainnya yang seharusnya diperoleh di sektor formal.

Berbagi dengan Rumah Tangga Miskin

Sebagai pimpinan PDI Perjuangan di Jawa Timur, Said ingin berbagi dengan rumah tangga miskin yang rata-rata bekerja di sektor informal. "Agar mereka bisa ikut merasakan berkah Idul Adha," ungkapnya.

Ia juga menyoroti rendahnya konsumsi daging sapi warga Jatim, yang hanya 6-9 gram per kapita per minggu, jauh di bawah rata-rata global 150-200 gram, bahkan lebih tinggi di negara maju. Padahal, Jawa Timur adalah provinsi produsen sapi terbesar di Indonesia dengan produksi lebih dari 100 ribu ton per tahun. Ironisnya, rakyatnya justru rendah konsumsi daging dan kecukupan gizinya.

"Untuk itu, kami urunan bergotong royong dari rezeki yang kami terima, kita ingin berbagi, sebab bagi rumah tangga miskin mengonsumsi daging sapi adalah kemewahan, mungkin karena harganya yang mahal buat mereka. Pada perayaan Idul Adha ini kita bulatkan niat, bisa membantu warga miskin menjadi lebih baik, setidaknya mereka bisa bersuka cita menikmati daging kurban," tegasnya.

Memperkuat Solidaritas Sosial

Said berharap kepedulian yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dapat memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Sungguh kami berharap bahwa yang dilakukan oleh DPD Partai menjadi tenunan rajutan sosial sebagai identitas partai wong cilik berbagi bersama wong cilik," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga