Don Ritto Bakal Diserahkan ke Kejaksaan Agung pada 17 Juli 2026
Don Ritto Diserahkan ke Kejagung 17 Juli 2026

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor D. Mackbon, mengonfirmasi bahwa tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Don Ritto, akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung pada Jumat, 17 Juli 2026.

"DR (Don Ritto) akan dilimpahkan Jumat," kata Victor kepada awak media di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Ia menambahkan bahwa penyerahan tersangka akan disertai dengan barang bukti berupa sejumlah uang dan emas yang telah disita oleh penyidik.

Pelimpahan Bertahap Tiga Perkara Korupsi

Sebelumnya, Polri telah melimpahkan secara bertahap berkas administrasi tiga perkara korupsi ke Kejaksaan Agung. Perkara tersebut meliputi korupsi pengadaan batu bara PLTU; korupsi Asabri dan Jiwasraya tahun 2020-2025; dan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Perkara telah dilimpahkan ke Kejagung untuk dilanjutkan penyidikannya. Jadi, secara bertahap seluruh administrasi penyidikan berikut barang bukti akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti," ujar Kepala Bagian Operasi Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, Kombes Pol. Ahmad Yusuf Afandi, Minggu (12/7/2026).

Proses Penyidikan Gabungan Tiga Kasus

Polisi telah menetapkan FA dan Don Ritto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU. Penetapan tersangka dilakukan setelah Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan investigasi gabungan terhadap tiga kasus: dugaan korupsi tata kelola batu bara, dugaan korupsi PT Asabri dan PT Jiwasraya periode 2020–2025, serta dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

"Bertahap, ya. Tentunya penyidik harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk administrasinya," kata Afandi mengenai pelimpahan tersangka. Proses pelimpahan ini menandai langkah lanjutan dalam pengusutan kasus yang melibatkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga