Agus Jabo Ingatkan Kritik Substantif, Jangan Serangan Personal
Agus Jabo: Kritik Harus Substantif, Bukan Personal

Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Agus Jabo Priyono, menyampaikan keprihatinannya terhadap kritik yang belakangan ini diarahkan kepada program-program kerakyatan Presiden. Menurutnya, kritik tersebut sudah tidak lagi bersifat substantif, melainkan berubah menjadi serangan personal yang didasari oleh kebencian dan prasangka.

Kritik Tidak Lagi Substantif

Agus Jabo menegaskan bahwa secara programatik, berbagai kebijakan pemerintah yang pro-rakyat tidak memiliki celah signifikan untuk diserang. Oleh karena itu, ia melihat adanya upaya dari sejumlah kelompok untuk menggagalkan program tersebut melalui intrik dan serangan non-substansial.

"Karena secara programatik serangan tidak ada celah, maka ada upaya dari beberapa kelompok masyarakat yang ingin menggagalkan program kerakyatan Presiden dengan intrik dan serangan personal," ujar Agus Jabo dalam keterangan resminya pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fenomena 'Serakahnomic'

Agus Jabo menyebut kelompok tersebut sebagai bagian dari fenomena 'serakahnomic', khususnya dalam kategori golongan keempat atau yang disebut 'kaum hantam kromo'. Pola serangan ini dinilai sebagai bentuk pengalihan isu klasik yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Ini adalah pengalihan isu klasik. Mainkan isu moralitas dan bawa-bawa agama, ini berbahaya," tegasnya.

Pernyataan Amien Rais Disayangkan

Dalam kesempatan itu, Agus Jabo juga menyayangkan pernyataan Amien Rais, salah satu petinggi Partai Ummat. Ia mengingatkan agar ruang publik tidak dipenuhi narasi yang dapat mengaburkan substansi kebijakan dan justru memicu polarisasi di tengah masyarakat.

Agus Jabo mengajak semua pihak untuk bergotong royong menggalang persatuan nasional demi terwujudnya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Penting untuk menjaga diskursus publik tetap fokus pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan program-program strategis pemerintah," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga