Tri Tito Ajak Masyarakat Tana Toraja Cegah HIV dan TBC Lewat Edukasi dan Deteksi Dini
Tri Tito Ajak Warga Tana Toraja Cegah HIV dan TBC

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak masyarakat Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, untuk meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC). Ajakan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Kesehatan yang mencakup kesehatan reproduksi, HIV, TBC, serta pemeriksaan kesehatan CKG dan Tes IVA di Gedung Tammuan Mali’, Tana Toraja, pada Selasa (7/7/2026).

HIV Ibarat Fenomena Gunung Es

Tri Tito menjelaskan bahwa HIV sering kali tidak terdeteksi pada tahap awal, sehingga diperlukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. “HIV ini ada tapi tidak terlihat, karena orang tertular HIV ini [tertularnya] sekarang, baru terlihatnya nanti, mungkin baru [tahu] tertular, sudah masuk virusnya. Tapi akibatnya kalau tidak diperiksa, tidak ada pemeriksaan HIV, mungkin baru nanti diketahui setelah tidak bisa tertolong lagi,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip pada Rabu (8/7/2026).

Ia menekankan bahwa pencegahan HIV berbeda dengan Covid-19. Jika Covid-19 dapat dicegah dengan masker, mencuci tangan, dan membatasi aktivitas, maka pencegahan HIV dilakukan dengan menghindari perilaku berisiko seperti hubungan seksual di luar pernikahan serta mewaspadai penularan melalui jarum suntik dan transfusi darah yang tidak aman. “Oleh sebab itu kita harus sangat hati-hati, karena yang kasihan juga kalau korbannya adalah para yang tertular itu orang yang tidak tahu apa-apa,” tambah Tri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kemajuan Medis dan Pencegahan TBC

Tri Tito menyebutkan bahwa kemajuan ilmu kedokteran saat ini memungkinkan orang dengan HIV tetap menjalani hidup secara baik melalui pengobatan, meskipun virus tersebut belum dapat dihilangkan sepenuhnya. Selain HIV, ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan TBC sebagai penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan memahami cara penularan, pencegahan, serta pengobatan TBC sehingga dapat berperan aktif memutus rantai penyebarannya.

Tri berharap seluruh kader TP PKK dapat menjadi agen edukasi kesehatan dengan meneruskan informasi kepada masyarakat hingga tingkat dasawisma. “Mari kita terus menjaga kesehatan, dan tak lupa Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas, karena ini program yang luar biasa. Ibu-Ibu, Bapak-Bapak tinggal datang ke Puskesmas cek kesehatan. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan,” tandasnya.

Hadir dalam Acara

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa (LKAD), PKK, dan Posyandu Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Nitta Rosalin, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja Erni Yetti Riman, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Sulsel dan Kabupaten Tana Toraja.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga