Titiek: Swasembada Pangan Harus Seiring dengan Kesejahteraan Petani
Titiek: Swasembada Pangan Harus Seiring Kesejahteraan Petani

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan nasional tidak boleh dicapai dengan mengorbankan kesejahteraan petani. Menurutnya, petani harus menjadi pihak yang pertama merasakan manfaat dari setiap kebijakan pemerintah.

Kunjungan Kerja di Klaten

Pernyataan tersebut disampaikan Titiek setelah memimpin kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan panen raya padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan itu, Titiek menilai upaya memperkuat sektor pertanian harus beriringan dengan visi Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan.

"Keberhasilan swasembada pangan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Sebab, petani yang sejahtera adalah kunci terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia," ujar Titiek dalam keterangannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Agenda Strategis Nasional

Legislator Partai Gerindra ini mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah menetapkan swasembada pangan sebagai agenda strategis nasional. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kedaulatan bangsa di tengah tantangan perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, hingga dinamika geopolitik dunia.

Titiek menyebut Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten, menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Ia menegaskan Klaten memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan beras Indonesia.

Pembangunan Pertanian Menyeluruh

Ia pun meminta pembangunan pertanian dilakukan secara menyeluruh melalui penyediaan sarana produksi yang memadai, penguatan infrastruktur pertanian, hingga modernisasi alat dan teknologi. Titiek menekankan agar kebijakan yang diusung tidak mempersulit petani.

"Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru merugikan petani. Petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari setiap kebijakan pangan nasional," tegas Titiek.

Apresiasi kepada Petani dan Stakeholder

Dalam kesempatan itu, Titiek juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, penyalur pupuk bersubsidi, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, serta BUMN yang telah bekerja sama meningkatkan produksi padi nasional. Ia berharap momentum panen raya di Klaten dapat memperkuat produktivitas pangan nasional.

"Semoga produksi terus meningkat, harga tetap menguntungkan, kesejahteraan petani semakin meningkat, serta pertanian Indonesia semakin jaya dan berdaulat," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga