Sertifikasi Keberlanjutan MSC: Label Biru untuk Produk Perikanan Ramah Lingkungan
Sertifikasi Keberlanjutan MSC untuk Produk Perikanan

TANGERANG, KOMPAS.com - Di Indonesia, bahan pangan harus memenuhi berbagai sertifikasi untuk menjamin keamanan dan kualitasnya. Di antaranya adalah sertifikasi halal dan izin dari Badan POM. Namun, dari sisi keberlanjutan lingkungan, produk perikanan memiliki sertifikasi penting yang belum banyak dikenal masyarakat, yaitu sertifikasi keberlanjutan dari Marine Stewardship Council (MSC).

Sertifikasi Mudah Dikenali dengan Label Biru

Sertifikasi ini mudah dikenali melalui label biru pada kemasan boga bahari (seafood). Meskipun demikian, label ini belum familiar ditemukan di supermarket dan restoran di Indonesia. Program Director MSC Indonesia, Hirmen Syofyanto, menjelaskan bahwa label biru tersebut memastikan produk dapat ditelusuri dan berasal dari sumber yang bertanggung jawab.

"Label biru tersebut memastikan bahwa produknya itu bisa ditelusuri dan berasal dari sumber yang bertanggung jawab," ujar Hirmen saat ditemui Kompas.com dalam acara Molecular Gastronomy Experience di IKEA Alam Sutera, Selasa (9/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Manfaat Sertifikasi MSC

Sertifikasi MSC memberikan jaminan bahwa produk perikanan ditangkap dengan cara yang tidak merusak ekosistem laut dan mempertahankan populasi ikan untuk masa depan. Konsumen yang memilih produk berlabel biru turut mendukung praktik perikanan berkelanjutan.

Dengan meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan, diharapkan sertifikasi MSC semakin dikenal dan diterapkan di Indonesia. Hal ini akan membantu menjaga kelestarian sumber daya laut dan memberikan nilai tambah bagi produk perikanan Indonesia di pasar global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga