Sekolah kedinasan pertanahan menjadi salah satu pilihan bagi lulusan SMA/SMK yang ingin berkarier di bidang pertanahan. Sekolah ini berada di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Berikut adalah informasi lengkap mengenai jurusan dan syarat pendaftarannya.
Jurusan di Sekolah Kedinasan Pertanahan
Terdapat beberapa jurusan yang ditawarkan di sekolah kedinasan pertanahan, antara lain:
- Manajemen Pertanahan: Mempelajari aspek administrasi dan manajemen pertanahan.
- Teknik Geodesi: Fokus pada pengukuran dan pemetaan lahan.
- Hukum Pertanahan: Mendalami aspek hukum terkait kepemilikan dan sengketa tanah.
- Informasi Pertanahan: Berkaitan dengan sistem informasi geografis dan data pertanahan.
Syarat Pendaftaran
Pendaftaran sekolah kedinasan pertanahan memiliki persyaratan umum sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan SMA/SMK/sederajat dengan jurusan IPA, IPS, atau Bahasa.
- Usia maksimal 22 tahun pada saat pendaftaran.
- Tidak buta warna dan sehat jasmani rohani.
- Bersedia mengikuti ikatan dinas setelah lulus.
Selain itu, calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif seperti nilai rapor minimal, surat keterangan sehat, dan dokumen lainnya yang ditentukan oleh panitia.
Prosedur Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi sekolah kedinasan. Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes kompetensi dasar (TKD), tes kesehatan, dan wawancara. Pastikan untuk memantau jadwal pendaftaran yang biasanya diumumkan pada awal tahun.
Dengan mengikuti sekolah kedinasan pertanahan, lulusan akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintah terkait pertanahan. Peluang karier yang ditawarkan cukup luas, mulai dari petugas pengukuran tanah, analis pertanahan, hingga pejabat fungsional di BPN.



