Lebih 250 Warga India Tiba di Israel, Klaim Keturunan Suku Alkitab
250 Warga India Tiba di Israel, Klaim Keturunan Suku Alkitab

KOMPAS.com - Sebanyak lebih dari 250 warga India tiba di Bandara Ben Gurion, Israel, pada Kamis (23/4/2026). Mereka mengaku sebagai keturunan dari salah satu suku yang disebut dalam Alkitab. Kedatangan mereka merupakan bagian dari operasi pemerintah Israel untuk memindahkan mereka ke negara tersebut.

Perjalanan Panjang dan Sambutan di Bandara

Menurut laporan The Times of Israel, Jumat (24/4/2026), rombongan tersebut tiba sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Mereka tampak kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang. Para pendatang berjalan perlahan sambil membawa barang bawaan mereka, melewati dekorasi balon berwarna biru-putih dan karpet merah yang terbentang di pintu masuk Terminal 1.

Operasi Pemerintah Israel

Operasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Israel untuk memfasilitasi imigrasi orang-orang yang diyakini memiliki hubungan historis dengan bangsa Yahudi. Para imigran ini mengaku sebagai keturunan dari suku yang disebut dalam Alkitab, meskipun klaim tersebut masih diperdebatkan. Proses pemindahan ini dilakukan dengan koordinasi antara otoritas Israel dan India.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kedatangan mereka disambut oleh petugas imigrasi dan sukarelawan yang membantu proses administrasi. Rombongan ini akan ditempatkan di berbagai wilayah di Israel, termasuk permukiman yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pemerintah Israel menyediakan akomodasi sementara dan bantuan integrasi bagi para pendatang baru.

Operasi ini mendapat perhatian luas, baik dari media lokal maupun internasional. Banyak pihak yang mempertanyakan dasar klaim kekerabatan tersebut, namun pemerintah Israel tetap melanjutkan program imigrasi ini. Langkah ini juga menuai reaksi beragam dari masyarakat Israel dan komunitas internasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga