Sarana Jaya dan TransJakarta Teken MoU Optimalkan Aset BUMD DKI
Sarana Jaya dan TransJakarta Teken MoU Optimalkan Aset

Perumda Pembangunan Sarana Jaya bersama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu, 8 Juli 2026, di Kantor Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Provinsi DKI Jakarta. Kesepakatan ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan aset milik Sarana Jaya secara produktif dan berkelanjutan.

Ruang Lingkup Kerja Sama

MoU ini mencakup penjajakan berbagai peluang pemanfaatan aset Sarana Jaya, yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan kerja sama lebih rinci sesuai kebutuhan, kelayakan bisnis, dan ketentuan berlaku. Kedua pihak akan melakukan pertukaran informasi, kajian, serta identifikasi potensi kerja sama dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, kepatuhan hukum, dan asas saling menguntungkan.

Pernyataan Direktur Utama

Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bernard Yohanes, menyatakan bahwa sinergi antar BUMD merupakan strategi penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. "Sinergi antar BUMD menjadi fondasi penting dalam menghadirkan nilai tambah bagi aset daerah. Melalui Nota Kesepahaman ini, kami berharap dapat membuka berbagai peluang kerja sama yang saling memberikan manfaat, sekaligus mendukung peningkatan pelayanan publik dan pembangunan Jakarta yang berkelanjutan," ujar Bernard Yohanes.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan untuk Ekosistem Transportasi

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menambahkan bahwa kolaborasi lintas BUMD merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi dan pengembangan kawasan yang terintegrasi. "Kolaborasi antar BUMD merupakan langkah strategis dalam menghadirkan layanan publik yang semakin terhubung dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Melalui Nota Kesepahaman ini, kami berharap sinergi antara Transjakarta dan Sarana Jaya dapat mendukung pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan sistem transportasi publik, sekaligus mendorong terciptanya pembangunan Jakarta yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Welfizon Yuza.

Penandatanganan dan Manfaat

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bernard Yohanes, dan Direktur Keuangan, SDM dan Umum, Mayangsari Dian Irwantari, disaksikan Kepala BP BUMD DKI Jakarta. Kolaborasi ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan dan manfaat luas bagi warga DKI. Melalui kerja sama ini, Sarana Jaya terus memperkuat perannya sebagai BUMD pengembang yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada penciptaan nilai, mendukung Jakarta sebagai kota global melalui pembangunan berkelanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga