Tumpukan sampah dalam jumlah besar menyumbat aliran Kali Baru yang berada di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Volume sampah yang menumpuk diperkirakan mencapai 50 hingga 60 truk, menjadikannya salah satu penyumbatan terparah di kawasan tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyatakan bahwa tim kebersihan menemukan sumbatan akibat akumulasi sampah yang sangat banyak. "Kami perkirakan diperlukan sekitar 50 hingga 60 truk untuk mengangkut seluruh sampah tersebut," ujarnya pada Sabtu (11/7/2026).
Proses Pembersihan Berlangsung Berhari-hari
Pembersihan Kali Baru telah dimulai sejak Jumat (10/7) dan diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari ke depan. Ajat menjelaskan bahwa pengangkutan sampah sebanyak itu membutuhkan waktu yang tidak singkat. "Penanganannya akan kami lanjutkan selama dua sampai tiga hari ke depan," jelasnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai. Ajat menekankan bahwa kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama, mengingat aliran air dari hulu akan membawa sampah hingga ke hilir.
"Air akan mengalir dari hulu hingga ke hilir. Kalau membuang sampah ke sungai, maka sampah itu juga akan terbawa sampai ke hilir. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, baik yang tinggal di sepanjang bantaran sungai maupun di wilayah hulu, untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan," tutur Ajat.
Penataan Kawasan Jalan Raya Bogor
Pembersihan Kali Baru merupakan bagian dari penataan kawasan Jalan Raya Bogor secara keseluruhan. Selain mengangkut sampah, pemerintah daerah juga akan melakukan perbaikan trotoar dan jalur pedestrian agar kawasan tersebut lebih rapi dan nyaman.
"Semua hal yang membuat koridor Jalan Raya Bogor kurang estetik kami tata agar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman," pungkas Ajat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga serta pengguna jalan.



