Pramono Teken Pergub Diskon Pajak Film 50% untuk Tarik PH Syuting di Jakarta
Pramono Teken Pergub Diskon Pajak Film 50%

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 531 Tahun 2026 tentang pemberian keringanan pokok pajak dan jasa tertentu atas jasa kesenian, hiburan, dan tontonan film nasional. Kebijakan ini memberikan potongan pajak sebesar 50 persen bagi rumah produksi yang melakukan syuting di Jakarta.

Latar Belakang Kebijakan

Pramono menjelaskan bahwa peraturan ini diteken sebagai bagian dari upaya membangun Jakarta menjadi kota sinema. Keputusan diambil setelah melakukan diskusi panjang dengan asosiasi produser film dan gabungan pengusaha bioskop seluruh Indonesia. "Keputusan ini setelah kami melakukan diskusi panjang dengan asosiasi produser film dan gabungan pengusaha bioskop seluruh Indonesia," ucapnya di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Rincian Insentif Pajak

Keringanan 50 persen tersebut diberikan sebagai insentif bagi rumah produksi. Diharapkan kebijakan ini dapat mendorong lebih banyak sineas untuk memproduksi film dan melakukan syuting di Jakarta. "Keringanan 50 persen tersebut menjadi pajak tontonan film nasional dapat menjadi insentif bagi rumah produksi, jadi dikembalikan kepada rumah produksi untuk lebih banyak memproduksi film terlebih lagi untuk mengundang untuk syuting mengambil gambar di Jakarta," kata Pramono.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sementara itu, 50 persen sisanya dari pajak akan dikembalikan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta dan digunakan sepenuhnya untuk mendukung ekosistem perfilman, baik pembangunan infrastruktur maupun program penguatan film nasional. "Dan 50 persen pajak kembali kepada Bapenda DKI Jakarta akan digunakan sepenuhnya untuk ekosistem perfilman baik pembangunan infrastruktur maupun program penguatan film nasional," tambahnya.

Dampak bagi Industri Perfilman

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi film di Jakarta, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat industri kreatif di Indonesia. Pramono optimistis insentif ini akan menarik minat rumah produksi nasional maupun internasional untuk menjadikan Jakarta sebagai lokasi syuting utama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga