Menteri LH Ungkap Jurus Atasi Darurat Sampah di Berbagai Kota
Menteri LH Ungkap Jurus Atasi Darurat Sampah di Kota

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat mengungkapkan sejumlah strategi untuk menangani darurat sampah di berbagai wilayah di Indonesia. Di antaranya melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dan Refuse Derived Fuel (RDF).

Proyek PSEL Mulai Dibangun

Jumhur menjelaskan bahwa proyek PSEL sudah memasuki tahap kontrak dan mulai dibangun di sejumlah daerah. Namun, teknologi tersebut membutuhkan waktu sebelum dapat beroperasi penuh.

"Sampah, kita punya teknologi yang sering Anda dengar namanya Waste to Energy atau PSEL. Itu sudah mulai ada kontrak-kontrak dan mulai dibangun. Tapi itu butuh waktu sekitar dua tahun sampai menjadi kenyataan," kata Jumhur di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Solusi Jangka Pendek

Jumhur mengatakan pihaknya juga menyiapkan solusi jangka pendek. Ada sejumlah teknologi lokal yang bisa digunakan untuk mengolah sampah tanpa harus menunggu PSEL selesai.

"Kita juga mempersiapkan teknologi-teknologi yang the best, hasil karya anak bangsa, untuk memastikan olahan sampah tetap bisa dilakukan tanpa harus menunggu (PSEL) itu selesai," tuturnya.

Jumhur menyebut PSEL tidak bisa menjadi satu-satunya solusi nasional mengatasi sampah. Sampah di daerah yang tidak terjangkau PSEL akan diolah dengan jurus lain.

"Problem sampah kita adalah menghilangkan atau mengelola sampah. Untuk ratusan kota lain yang skalanya tidak besar untuk menjadi energi, tetap harus kita kelola. Sebagian besar itu reuse, kemudian di-recycle, menjadi batako atau semen," jelas Jumhur.

Proyek RDF dan Koordinasi Daerah

Selain itu, pemerintah juga menggencarkan proyek RDF atau pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif. Jumhur berharap berbagai strategi tersebut dapat mengurangi darurat sampah.

"Sekarang banyak yang darurat kan? Di berbagai kota ada sampah ke mana-mana. Nah, itu karena ada koordinasi yang kurang sempurna di antara berbagai pimpinan daerah. Ini kita kumpulkan mereka dan insyaallah dalam masa antara ini itu bisa kita tangani. Saya kira gitu soal sampah," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga