Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berlangsung pada Hari Keenam
Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, hingga memasuki hari keenam pada Minggu (5/7/2026) belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Akibatnya, sebanyak 102 warga dari Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian yang disediakan pemerintah daerah.
Data Evakuasi dan Dampak Kesehatan
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, para pengungsi ditempatkan di dua posko, yaitu Kantor Desa Tanjakan Mekar dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan posko sejak hari pertama kebakaran.
"Dari hari pertama sampai hari keenam, warga terdampak kami tempatkan di dua posko," kata Maesyal. Selain evakuasi, pemerintah daerah juga memantau dampak kesehatan akibat paparan asap. Hingga saat ini, tercatat 72 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan masih menjalani penanganan tenaga medis.
"Yang utama adalah kesehatan petugas dan masyarakat. Dinas Kesehatan dan puskesmas stay di posko pengungsian," jelasnya.
Upaya Pemadaman dan Perkembangan Titik Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin mulai terjadi pada Selasa (30/6/2026). Operasi pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, personel Manggala Agni, alat berat, serta helikopter water bombing. Meskipun belum sepenuhnya padam, kondisi kebakaran mulai terkendali. Titik api yang masih aktif tersisa sekitar 3,6 persen atau seluas 1,68 hektare dari total area yang sebelumnya terbakar seluas 18 hektare.
Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyatakan akan menyelidiki penyebab kebakaran TPA Jatiwaringin setelah proses pemadaman selesai. Hal ini untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.



