Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini dikeluarkan sebagai respons atas aktivitas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di Filipina dan berpotensi memicu gelombang tsunami.
Imbauan Bupati Sangihe
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam keterangannya pada Selasa (8/6) menyampaikan, "Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi tetap kondusif dan tidak panik sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah dan BMKG."
Berdasarkan data pemantauan instrumen BMKG, terdeteksi adanya perubahan muka air laut atau gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil di beberapa titik pengamatan di sekitar wilayah Melonguane dan Ulusiau. Meskipun ketinggian gelombang tergolong kecil, pemerintah menegaskan bahwa kondisi perairan masih terus dipantau secara ketat.
Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan
Pemerintah menekankan bahwa kesiapsiagaan menjadi prioritas utama dalam menghadapi perkembangan situasi. "Warga yang beraktivitas maupun bermukim di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan secara terukur. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta menjauhi area bibir pantai untuk sementara waktu hingga situasi dinyatakan aman," ungkap Michael.
Selain itu, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan tergesa-gesa yang dapat membahayakan keselamatan. "Jika diperlukan tindakan mandiri, warga diminta melakukannya secara tertib, terarah, dan mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia," katanya.
Hindari Informasi Tidak Terverifikasi
Michael juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi yang beredar di media sosial, termasuk rekaman suara maupun video yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. "Pemerintah daerah bersama seluruh jajaran petugas keamanan dan kebencanaan terus bersiaga serta memantau perkembangan situasi dari BMKG secara real-time," ujarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan informasi terkini dan akurat kepada masyarakat. Warga diminta untuk selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan berita palsu yang dapat menimbulkan kepanikan.
Dengan langkah-langkah antisipatif ini, diharapkan masyarakat Kepulauan Sangihe dapat tetap aman dan situasi dapat terkendali. Pemerintah akan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan yang ada.



